Sabtu, 14 Februari 2015

SILSILAH Nasehat dan Bimbingan dalam TARBIYATUL AULAD



 ✏ asy-Syaikh Ahmad bin Qadzlan al-Mazru'i hafizhahullah berkata :



1.๐Ÿ”ฆ๐Ÿ‘‰ Ketahuilah, bahwa hamil itu berat. Maka mintalah pertolongan kepada Allah untuk mentarbiyah putra-putrimu. Sesungguhnya Dia sebaik-baik penolong.


2. ๐ŸŒธ☔Doa kedua orang tua mustajab.
Maka hendaknya engkau doakan putra-putrimu dengan kebaikan dan keshalihan.

3. ๐Ÿ‘๐Ÿ“ฎBersemangatlah untuk memilih nama yang terbaik untuk putra-putrimu. Berapa banyak nama itu berpengaruh terhadap anak, baik putra maupun putri.


4.๐Ÿพ๐ŸŒˆ Bersegeralah untuk memberi kunyah kepada putra putrimu dengan kunyah yang baik, sebelum dia diberi gelar-gelar yang jelek.


5.๐ŸŒด๐ŸŒฟ Seriuslah untuk menanamkan iman dan tauhid di hati putra-putrimu. Itu adalah kalimat thayyibah, pohon yang tertanam kuat dan berbuah lebat.


6. ๐ŸŽ€Talqinkan (ajarkan secara lisan) kepada putra-putrimu kalimat Tauhid, dan perkenalkanlah kepada mereka makna kalimat tersebut. Sesungguhnya kalimat Tauhid merupakan pondasi yang ditegakkan di atasnya bangunan.


7. ✏๐ŸŒผAjarkanlah kepada putramu perasaan muraqabatullah
(senantiasa merasa diawasi olehAllah). Ajarkanlah kepadanya Nama-Nama Allah dan Shifat-Shifat-Nya.
Berapa banyak itu (Nama-Nama dan Shifat-Shifat-Nya) memiliki pengaruh yang besar untuk keshalihan putra-putri.


8.๐Ÿ“๐Ÿ“– Berseriuslah untuk menanamkan kepada putra-putrimu keimanan kepada para rasul.
Ajarkanlah kepada mereka sirah (sejarah perjalanan hidup) para rasul dan segala yang ada pada mereka berupa kebaikan,keshalihan, dakwah, dan perbaikan.


9.๐ŸŒด๐ŸŒˆ Tanamkanlah pada hati putra-putrimu kecintaan kepada Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam. Ajarkanlah kepada mereka sirah (sejarah perjalanan hidup) Rasulullah, perintahkan mereka untuk berittiba (mengikuti) beliau.
Dengan berittiba’ kepada beliau,terwujud segala kebaikan dan hidayah.


10.๐ŸŒฑ๐Ÿ“œ Tanamkanlah dalam hati putra-putrimu kecintaan kepada para shahabat. Ajarkanlah kepada mereka sirah para shahabat, dan segala perjuangan yang mereka tegakkan, berupa pembelaan terhadap agama, dan agungnya ilmu dan amal.


11.☝Jangan lupa untuk menanamkan dalam hati putra-putrimu prinsip mendengar dan taat kepada pemerintah muslimin dan menjaga kedudukan dan kehormatan pemerintah tersebut.


12. ๐Ÿ’บJangan lupa memperingatkan putra-putrimu dari perbuatan mencela pemerintah dan‘ulama muslimin, agar mereka tidak rugi agama dan dunianya.


13.✊ Doronglah putra-putrimu untuk berpegang kepada al-Jama’ah dibawah kekuasaan pemerintahnya.
Katakan kepada mereka, bahwapada persatuan itu terdapat rahmat,sementara pada perpecahan terdapat adzab.

14.๐Ÿšฆ๐Ÿ  Shalat, shalat. Perintahkan putra-putrimu mengerjakan shalatsejak usia 7 tahun, dan pukullah mereka pada usia 10 tahun (jika mereka tidak mau mengerjakannya.
Jika tidak maka kamu (orang tua) menanggung dosa putra-putrimu yang meremehkan dan menyia-nyiakan shalat.

15. ๐Ÿ“ขPeringatkan putra-putrimu dari berdebat dan berbantah-bantahan. Karena itu membuka pintu kejelekan, kesempitan, dan
perpecahan pada mereka..


16.๐Ÿก Tanamkan dalam hati putra-putrimu syukur nikmat, dan melihat kepada orang-orang yang kondisinya berada di bawahnya (dalam urusan dunia, pen), agar mereka tidak meremehkan nikmat Allah kepada mereka.


17. ๐Ÿ“š๐Ÿ“engkau harus memiliki perhatian besar agar putra-putrimumau menghafal al-Qur`an dan memahami makna-maknanya.
Perintahkanlah mereka untukmengamalkan kandungan alQur`an,katakan kepada mereka bahwa ini (al-Qur`an) adalah Kalamullah maka janganlah kamu menyelisihi/menentangnya, karena itu akan membuatmu binasa.


18. ๐ŸŒท๐ŸŒธAjarkanlah pada putra-putrimu akhlak yang mulia, sebagai tetangga yang baik, dan senantiasa tersenyum di hadapan orang-orang fakir dan miskin.
Peringatkanlah mereka (putra-putrimu) dari Bermuka masam.


19.๐ŸŒ…๐Ÿ—ป Katakan kepada putra-putrimu,bahwa tidak ada perbedaan antaraorang arab dengan orang ‘ajam (non arab) kecuali dengan Taqwa. Maka janganlah kamu merendahkan orang yang lebih lemah kedudukannya atau lebih sedikit hartanya daripada kamu.


20.❌ Jauhkanlah putra-putrimu dari majelis-majelis
(kumpulan-kumpulan) yang sia-sia, nyanyian, dan ribut-ribut.
Betapa besar pengaruh dan penyakitnya terhadap hati,dan sangat banyak itu menjadi sebab kerusakan hati.


21. ๐Ÿ“บ❌awas, jangan membiarkan putra-putrimu di depan televisi. Betapa banyaknya televisi itu memberikan berbagai fitnah,kejelekan, syahwat dan syubhat. Maka sangat dikhawatirkan putra-putrimu tumbuh dengan berbagai hal tersebut.


22. ๐ŸŽ’๐Ÿšฒ Ajarkan kepada putra-putramu sifat rujulah (kelaki-lakian),jauhkan mereka dari bercampur dengan perempuan. Sehingga mereka tidak tumbuh dengan sifat-sifat lembek dan sifat-sifat perempuan.

23. ๐Ÿ“–✏ Ajarkan pada putri-putrimu sifat-sifat perempuan dan keibuan. Jauhkan mereka dari bercampur dengan laki-laki. Sehingga mereka tidak keluar dengan sifat-sifat laki-laki (tomboy).


24. ๐Ÿšช๐Ÿ’กJadilah sebagai muraqib (pengawas) bagi mereka, janganlah mereka dibiarkan begitu saja.
Apabila mereka dipercaya begitu saja (tanpa ada pengawasan) maka mereka akan dikendalikan  oleh hawa nafsu.

25.❌⛵ Jangan besar buruk sangka kepada putra-putrimu, sehingga engkau menuduh mereka berbuat sesuatu yang tidak mereka lakukan, membuat perhitungan terhadap sesuatu yang tidak mereka perbuat.
Hal ini akan menyebabkan putra-putrimu benar-benar terjatuh pada sesuatu yang disangkakan terhadap mereka.


26. ✋๐ŸŒบJangan kamu pilihkan untuk putra-putrimu teman!
Namun ajarkanlah pada mereka bagaimana cara memilih teman, yaitu dengan meninjau agama, akal, dan amanahnya.


27. ๐ŸŒท๐ŸŽ Jadilah engkau sebagai qudwah (teladan) bagi putra-putrimu. Janganlah kamu menjadikan untuk mereka adanya pembenaran/pembolehan kesalahan dengan terjatuhnya kamu dalam kekeliruan. Karena mata (mereka) akan senantiasa melihatmu, dan tingkah laku (mereka) senantiasa terkait denganmu.

28. ⏰๐Ÿ”‘Tertibkanlah waktu-waktu putra-putrimu, aturlah hari-hari
mereka, jangan sampai  urusan mereka sia-sia, sehingga mereka tumbuh di atas keterlantaran, dan sia-sia ketika mereka dewasa.


29. ๐Ÿ„๐Ÿ‚Jadilah engkau (berposisi) sebagai teman bagi mereka tatkala mereka butuh terhadap teman, dan jadilah engkau sebagai ayah tatkala mereka butuh kepada ayah.


30. ๐ŸŒŸ๐Ÿ’ฌ Menyendirilah bersama mereka sesaat, agar mereka mau mencurahkan isi hatinya (kepadamu), berupa kegundahan dan kesempitan. Agar mereka tidak mencurahkan isi hatinya kepada orang yang tidak pantas memberikan nasehat dan bimbingan.


31.⛵๐Ÿšฒ๐Ÿšก Jadikanlah untuk mereka adanya waktu untuk berjalan-jalan dalam satu pekan. Pada kesempatan itu, engkau bisa mendekati dan menjalin keakraban dengan mereka. Sekaligus engkau mengajari mereka dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik dan adab-adab syar'iyyah.


32. ๐Ÿ“–๐Ÿ“Œ Ajarkan kepada mereka sunnah-sunnah dan dzikir-dzikir harian yang mereka butuhkan. Sehingga mereka senantiasa terikat/terhubung dengan Rabb-nya, dan senantiasa berpegang teguh dengan Sunnah Nabi mereka Shallallahu 'alaihi wa sallam.


33. ๐Ÿ”…๐Ÿ”‘ Ajarkan pada mereka sikap mau menerima nasehat dan sikap mau rujuk dari kesalahan. Betapa banyak kebaikan pada sikap mau menerima nasehat, dan betapa banyak keutamaan pada sikap rujuk dari kesalahan.


34. ✊Jangan lembek, jangan pula kasar (terhadap mereka). Namun bersikaplah kepada mereka antara sebagai orang yang dicintai dan sebagai orang yang berwibawa.


35. ๐Ÿ‘“๐Ÿ“ฎ Ikutilah perkembangan anak-anakmu dalam urusan sekolah dan belajar mereka. Karena dengan diikuti/diamati perkembangannya, anak yang kurang mampu akan bisa bertambah (kemampuan/semangatnya), sementara anak yang baik akan bisa semakin kokoh.

36. ๐Ÿ”†๐ŸŒŸ Doronglah putra-putramu untuk bersungguh-sungguh dan bersemangat.
⚠ Jauhkanlah mereka dari suka bermain-main, malas, dan pengangguran. Betapa jauhnya kebaikan itu dari orang pemalas!!

37. ⌚๐Ÿ’จ Waktu kosong menyebabkan tersia-siakannya putra putri Anda. Jangan biarkan waktu mereka kosong!!
๐Ÿ‘ Namun penuhilah waktu-waktu mereka dengan sesuatu yang padanya terdapat kebaikan untuk agama atau dunia mereka.

38. ๐ŸŒ๐Ÿ“š Bekerjasama (bahu-membahulah) kamu dan istrimu dalam mentarbiyah mereka. Satukanlah cara/metode mentarbiyah, memiliki tujuan yang jelas, dan saling bermusyawarahlah dalam menentapkan peraturan-peraturan.

 39. ๐Ÿ’ซ❎ Waspadalah jangan sampai (terlihat) kamu berbeda pendapat/cara/peraturan dengan istrimu di hadapan putra-putrimu.
Itu akan menjatuhkan wibawa, tidak dihargai lagi nasehat, sehingga anak-anak pun terbengkalai, dan pikiran mereka menjadi berat.

40. ⛔ Jauhkanlah putra-putrimu dari lisan yang keji dan kotor.
๐Ÿ’ซ Biasakanlah mereka dengan kata-kata yang terbaik, dan ungkapan-ungkapan yang indah.

41.๐Ÿ’ง๐Ÿ‘‰ Berinteraksilah dengan putra-putrimu, tempatkanlah mereka sesuai dengan tingkatannya (usia dan kedewasaannya). Sehingga mereka bisa beranjak kepada tingkatan-tingkatan orang-orang yang berakal sehat dan kuat/jernih.


✏ asy-Syaikh Ahmad bin Qadzlan al-Mazru'i hafizhahullah

••••••••••
WhatsApp Manhajul Anbiya

Kamis, 12 Februari 2015

AUDIO PELAJARAN TAJWID KITAB AISAR


Bismillah.

Berikut Link Download audio Dauroh Tajwid Sepekan,
12 – 18 Rabi’ul Akhir 1436H / 01-07 Februari 2015M  ~ Tempat: Ma’had Riyadhus Sholihin Pangkep, Sulawesi Selatan

“KITAB AISAR” ~ Karya: Al Ustadz Abu Hamid Fauzi bin Isnain hafizhahullah
Bersama: Al Ustadz Uluum Hafizhahullah

Pertemuan 1 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 2 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 3 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 4 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 5 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 6 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 7 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 8 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 9 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 10 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 11 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 12 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 13 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 14 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 15 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 16 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 17 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 18 ~ Download Audio Disini  (kami mohon maaf.. pada pertemuan ini audio terpotong)
Pertemuan 19 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 20 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 21 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 22 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 23 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 24 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 25 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 26 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 27 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 28 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 29 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 30 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 31 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 32 ~ Download Audio Disini
Pertemuan 33 ~ Download Audio Disini

http://salafymakassar.net/?p=663

Selasa, 10 Februari 2015

Adu Data & Fakta, Siapa Yang Mengikuti Manhajnya Al Hajuri?!



Pendusta Abdul Hadi “Dzulqarnain MS” Umairy Telanjang Bulat di Panggung Sejarah (01):

Adu Data & Fakta,  Siapa Yang Mengikuti Manhajnya Al Hajuri?!


Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:
ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ูŠُุคْุฐُูˆู†َ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ِูŠู†َ ูˆَุงู„ْู…ُุคْู…ِู†َุงุชِ ุจِุบَูŠْุฑِ ู…َุง ุงูƒْุชَุณَุจُูˆุง ูَู‚َุฏِ ุงุญْุชَู…َู„ُูˆุง ุจُู‡ْุชَุงู†ًุง ูˆَุฅِุซْู…ًุง ู…ُุจِูŠู†ًุง (ูฅูจ)
“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka Sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS Al Ahzab: 58)
Di dalam tulisan bagian kedua yang diposting oleh dedengkot MLM si Pendusta Abdul Mu’thi Al Maidany, si Pendusta miskiin Abdul Hadi “Dzulqarnain MS” Umairi berkata:
ูˆุงู„ุฃู…ุฑ ุงู„ุซุงู†ูŠ: ุฃู†ุง ู„ุณุช ุฃุฑูŠุฏ ู…ู† ู‡ุฐุง ุงู„ูƒู„ุงู… ุงู„ุฑุฏ ุนู„ู‰ ู„ู‚ู…ุงู†. ู„ุฃู† ู„ู‚ู…ุงู† ุจุงู„ู†ุณุจุฉ ู„ูŠ ูˆุถุนู‡ ุธู‡ุฑ ูˆุงู†ุชู‡ู‰ ูˆูˆุถุญ –ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡- ู„ูƒู†ูŠ ู…ุชุฃูƒุฏ ุฃู† ูˆุฑุงุก ู„ู‚ู…ุงู† ุฃุดุฎุงุตุง ู„ุจุณ ุนู„ูŠู‡ู…. ู„ุฃู† ู‡ุฐุง ุงู„ุฑุฌู„ ุนู†ุฏู‡ ูู†ّ ูŠุฌูŠุฏู‡، ูˆู‡ูˆ ูู† ุงู„ุชุบูŠูŠุฑูˆุงู„ุฑูˆุบุงู†. ูˆู„ุง ุฃู‚ูˆู„ ู‡ุฐุง ุจุฏูˆู† ู…ุณุชู†ุฏ ู…ู† ุฏู„ูŠู„ ูˆุจุฑู‡ุงู†، ุจู„ ุฃู‚ูˆู„ ู‡ุฐุง ู…ุจู†ูŠุง ุนู„ู‰ ุงู„ุฃุฏู„ุฉ ุงู„ูˆุงุถุญุฉ ุงู„ุฌู„ูŠุฉ ุณู†ุฐูƒุฑู‡ุง –ุฅู† ุดุงุก ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰-. ุฅู†ู…ุง ุฃุฑุฏุช ุฃู† ุฃุฎุงุทุจ ุฃุตุญุงุจ ู‡ุฐุง ุงู„ุฑุฌู„ ูˆุฃู‚ูˆู„ : ุฃู„ูŠุณ ู…ู†ูƒู… ุฑุฌู„ ุฑุดูŠุฏ؟! ูˆุฃู†ุง ู…ุชุฃูƒุฏ ุฃู†ู‡ ููŠู‡ู… ู„ูƒู†ู‡ ู„ุจุณ ุนู„ูŠู‡. ูˆุฃุฐูƒุฑู‡ู… ุฃูŠุถุง ุจู‚ูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ : ูˆุฅุฐุง ู‚ู„ุชู… ูุงุนุฏู„ูˆุง ูˆู„ูˆ ูƒุงู† ุฐุง ู‚ุฑุจู‰. ูุฃู†ุง ุฃุฎุงุทุจ ู‡ุคู„ุงุก ุงู„ุนู‚ู„ุงุก، ูˆุฃู†ุง ุนู„ู‰ ูŠู‚ูŠู† ุฃู†ู‡ู… ุณูˆู ูŠููƒุฑูˆู† ูˆูŠุนุฑููˆู† ุญุงู„ ู‡ุฐุง ุงู„ุฑุฌู„.
ุนู„ูŠ ุจู† ุฃุจูŠ ุทุงู„ุจ –ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡- ู„ู…ุง ุฎุฑุฌ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุฎูˆุงุฑุฌ ุจู„ุบ ุนุฏุฏู‡ู… ุณุชุฉ ุขู„ุงู، ูˆู…ู† ุจูŠู† ู‡ุคู„ุงุก ุฃู†ุงุณ ู„ุจุณ ุนู„ูŠู‡ู…، ุฎุฑุฌ ุงุจู† ุนุจุงุณ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ูˆู†ุงู‚ุดู‡ู… ูˆุฌุงุฏู„ู‡ู…. ูู…ุงุฐุง ูƒุงู†؟ ุฑุฌุน ู…ุนู‡ ุฃู„ูุงู†، ู„ุฃู† ู‡ุคู„ุงุก ู„ุจุณ ุนู„ูŠู‡ู… ูู„ู…ุง ุฌุงุก ุงุจู† ุนุจุงุณ ูˆุจูŠู† ุงู„ุญู‚ูŠู‚ุฉ ูˆุฃุธู‡ุฑู‡ุง ุงู‚ุชู†ุน ุจุนุถู‡ู…. ู„ุฃู†ู‡ ู„ุง ูŠุตุงุฏู… ุงู„ุญู‚ูŠู‚ุฉ ุฅู„ุง ุตุงุญุจ ุงู„ู‡ูˆู‰، ู„ูƒู† ุฅุฐุง ุฌุงุกุช ุงู„ุญู‚ูŠู‚ุฉ ุณูŠุชุจูŠู† ู„ูƒ ุงู„ุฃู…ุฑ. ูˆุงู„ุฐูŠ ูŠุจุญุซ ุนู† ุงู„ุญู‚ูŠู‚ุฉ ู„ุง ูŠุณุชุทูŠุน ุฃู† ูŠุฑุฏู‡ุง ุจู„ ุณูŠู‚ุจู„ู‡ุง ู…ู‡ู…ุง ูƒุงู† ู„ุฃู† ุงู„ุญู‚ ุถุงู„ุฉ ุงู„ู…ุคู…ู†. ูุฃู†ุง ู…ุชุฃูƒุฏ ุฃู† ููŠู‡ู… ู…ู† ูŠุจุญุซ ุนู† ุงู„ุญู‚ูŠู‚ุฉ.
ูู†ุจูŠู† ุญุงู„ ู‡ุฐุง ุงู„ุฑุฌู„ ุจุงู„ุจูŠู†ุงุช ุงู„ุชูŠ ูˆุนุฏู†ุงู‡ุง:
“Aku tidak menginginkan dengan pembicaraan ini untuk membantah Luqman. Karena bagiku Luqman, kondisinya sudah jelas, gamblang, dan selesai, alhamdulillah. Akan tetapi aku yakin bahwa di belakang Luqman ada orang-orang yang dikelabui. Karena orang ini punya sebuah keahlian yang sangat dikuasainya, yaitu keahlian mengubah-ubah dan berkelit. Aku tidak mengatakan ini tanpa sandaran argumentasi dan bukti nyata. Bahkan aku mengatakan ini berdasarkan berbagai argumentasi yang jelas dan nyata, insyaallah nanti akan kita sebutkan. Aku hanya ingin mengajak bicara para pengikut orang ini, sehingga aku katakan: “adakah di antara kalian seorang yang masih berpikiran jernih?”
Aku yakin bahwa di antara mereka masih ada orang yang berpikiran jernih tetapi dia dikelabui. Aku juga ingin mengingatkan mereka dengan firman Allah Ta’ala:
ูˆุฅุฐุง ู‚ู„ุชู… ูุงุนุฏู„ูˆุง ูˆู„ูˆ ูƒุงู† ุฐุงู‚ุฑุจู‰
“Bila kalian berucap berlaku adillah meskipun kepada karib kerabat dekat.” (Al An’am: 152)
Maka aku mengajak bicara orang orang yang berakal itu. Dan aku yakin bahwa mereka mau berpikir dan mengenal kondisi orang ini (Luqman).
‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, tatkala orang-orang khawarij memberontak kepada beliau, jumlah mereka sebanyak enam ribu orang. Di antara mereka terdapat orang-orang yang dikelabui. Maka Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu keluar untuk berdikusi dan berdialog dengan mereka. Lalu apa yang terjadi? Kembali dari mereka sebanyak dua ribu orang. Karena mereka itu sudah dikelabui. Tatkala Ibnu ‘Abbas datang lalu menjelaskan dan menampakkan hakekat yang sebenarnya, maka sebagian mereka merasa puas dan cukup, karena tak ada yang sanggup menentang hakekat yang sebenarnya melainkan hanya seorang pengikut hawa nafsu. Namun bila hakekat itu telah tampak maka engkau akan menyaksikan masalahnya dengan sangat jelas. Orang yang mencari hakekat yang sebenarnya, dia tak akan bisa menolaknya bahkan dia akan menerimanya bagaimana pun kondisinya, karena kebenaran itu adalah barang hilangnya seorang mukmin, (di mana dia mendapatkannya maka di sanalah dia akan memungutnya). Dan aku yakin bahwa di antara mereka ada orang yang masih mencari hakekat yang sebenarnya.” Oleh karena itu, kita akan menjelaskan kondisi Luqman ini dengan bukti-bukti nyata yang sudah kita janjikan:” –selesai penukilan –
 Maka aku mengajak bicara orang orang yang berakal itu.
Gambar 1. Maka aku mengajak bicara orang orang yang berakal itu. Dan aku yakin bahwa mereka mau berpikir dan mengenal kondisi orang ini (Abdul Hadi Umairi dan yang bersamanya)
Na’am, suatu ucapan yang indah sebenarnya jika bersesuaian dengan realita yang ada, hanya saja kita akan membuktikan dengan fakta-fakta yang nyata di depan mata bahwa pernyataannya tersebut tidak lebih tepat kecuali tertuju pada si pembualnya sendiri, Abdul Hadi Umairi hadahullah dan yang bersamanya.
Abdul Hadi Umairy meneruskan:
ุฃูˆู„ุง: ุทุฑูŠู‚ุฉ ุงู„ุญุฌูˆุฑูŠ ูˆุงุถุญุฉ ุฌุฏุง ููŠ ู…ู†ู‡ุฌู‡. ูˆู…ู† ุทุฑูŠู‚ุชู‡ ู…ุน ุฃู‡ู„ ุงู„ุณู†ุฉ ูƒุงู†ูˆุง ุฅุฐุง ุฃู‚ุงู…ูˆุง ู…ุญุงุถุฑุฉ ูŠุฃุชูŠ ุฃุตุญุงุจ ุงู„ุญุฌูˆุฑูŠ ูˆูŠู‚ูŠู…ูˆู† ู…ุญุงุถุฑุฉ ุจุฌุงู†ุจ ู…ุญุงุถุฑุฉ ุฃู‡ู„ ุงู„ุณู†ุฉ ุชุดุชูŠุชุง ู„ุตููˆู ุฃู‡ู„ ุงู„ุณู†ุฉ. ูˆู‡ุฐู‡ ุงู„ุทุฑูŠู‚ุฉ ูˆุงุถุญุฉ ุฌุฏุง ููŠ ู…ู†ู‡ุฌ ู„ู‚ู…ุงู† ุญูŠุซ ุชุนู…ุฏ ุฅู‚ุงู…ุฉ ุงู„ู…ุญุงุถุฑุฉ ููŠ ู†ูุณ ุงู„ูˆู‚ุช ูˆููŠ ู†ูุณ ุงู„ู…ู†ุทู‚ุฉ.
ุซุงู†ูŠุง : ุงู„ู†ู‚ุงุท ุงู„ุชูŠ ุฌุนู„ู‡ุง ู…ูˆุทู† ุงู„ุฑุฏ ุนู„ูŠู†ุง ูˆุจู‡ุง ูŠุฎุฏุน ุฃู†ุงุณุง ูˆูŠุณุชุฎู ุจุนู‚ูˆู„ู‡ู… ูˆูŠู†ุดุฑ ุจูŠู†ู‡ู… ุฃุดูŠุงุก ู„ุง ูŠู‚ุจู„ู‡ุง ุงู„ุนู‚ู„. ูู‡ุฐุง ุงู„ุฑุฌู„ ุฃุฎุฐ ูŠุชู…ุงุฏู‰ ูˆูŠุฑุงูˆุบ ูˆูŠุฃุชูŠ ุจุฃุดูŠุงุก ูƒุฃู†ู‡ ูŠุณุชุซูŠุฑ ุนุงุทูุฉ ู…ู† ุญูˆู„ู‡. ููŠูŠู†ุจุบูŠ ุฃู† ูŠุนู„ู… –ุฃูŠู‡ุง ุงู„ุฅุฎูˆุฉ- ุฃู†ุง ู„ู… ุฃุชุนุฑุถ ู„ูƒู„ ู…ุง ู‚ุงู„ู‡ ู„ู‚ู…ุงู† ู„ูƒู† ู‡ู†ุงูƒ ุฃุดูŠุงุก ุฃู„ุฒู…ู‡ ุจู‡ุง ูˆุฃุฑูŠุฏ ู…ู†ู‡ ุงู„ุฌูˆุงุจ ูˆุฃุฑูŠุฏ ู…ู† ุฃุตุญุงุจ ู„ู‚ู…ุงู† ุฃู† ูŠููƒุฑูˆุง. ูˆูŠุฌุจ ุนู„ูŠู‡ู… ุฃู† ูŠุณุฃู„ูˆู‡ ูˆู„ุง ูŠุณูƒุชูˆุง. ู„ุง ุจุฏ ุนู„ูŠู‡ู… ุฃู† ูŠุนุฑููˆุง ู…ูˆู‚ูู‡ ุฅู† ูƒุงู† ุตุงุฏู‚ุง ููŠ ุฏุนูˆุชู‡، ูู„ุง ูŠุฌุงู…ู„ ุฃุญุฏุง ูˆุนู„ูŠู‡ ุฃู† ูŠุชูƒู„ู… ุจุงู„ุญู‚
Yang pertama, jalan pemikiran Al Hajuri tampak jelas sekali pada manhajnya. Di antara jalan pemikirannya terhadap ahli sunnah, bila mereka mengadakan sebuah acara ceramah, maka para pengikut Al Hajuri juga akan mengadakan hal yang sama di sekitar (tempat) acara ahli sunnah untuk memecah barisan ahli sunnah. Jalan pemikiran ini tampak jelas sekali pada manhaj Luqman, yang mana dia menyengaja mengadakan acara ceramah pada waktu yang sama dan lingkup wilayah yang sama (yaitu daerah Solo dan sekitarnya, Pent.).
Yang kedua, mengenai point-point yang dia jadikan sebagai letak bantahan kepada kami, dia gunakan untuk mengelabui orang-orang, dia pakai untuk membodohi akal mereka, dan dia menyebarkan di kalangan mereka hal-hal yang tak bisa diterima akal logika.
Orang ini mulai bersikukuh, berkelit, dan membawa hal-hal yang dia pakai untuk membangkitkan perasaan orang-orang yang berada di sekitarnya.”
Benar, nampak jelas si pemarah Abdul Hadi ini tidak bisa berkaca diri bahwa tahdziran Asy Syaikh Rabi’ hafizhahullah terhadapnya dan terhadap daurahnya – sebelum acaranya tersebut diselenggarakan – yang memang untuk memisahkan dan menjauhkan Salafiyun Indonesia dari dirinya dan komunitas MLMnya ternyata hanyalah menjadikan dirinya semakin licik dan pengecut dengan menciptakan sosok Luqman dan daurahnya di kota yang sama (Solo) sebagai kambing hitam yang memecahbelah Ahlussunnah. Allahul musta’an.
Nasehat Asy Syaikh Rabiโ€™, mentahdzir Abdul Hadi Umairi dan tidak menghadiri daurahnya
Gambar 2. Nasehat Asy Syaikh Rabi’, mentahdzir Abdul Hadi Umairi dan tidak menghadiri daurahnya
Bukankah Asy Syaikh Rabi’ yang memisahkan Salafiyun Indonesia dari kalian, mentahdzirmu dan memperingatkan umat agar tidak menyambutmu dan tidak pula menghadiri daurahmu wahai Abdul Hadi? Dan bahkan tahdziran terhadapmu dan acaramu resmi disebarluaskan ke seluruh penjuru dunia oleh Al Multaqa As Salafiyah dibawah bimbingan Asy Syaikh DR. Muhammad bin Rabi’ hafizhahumallah. Lalu kenapa Luqman dan Al Hajuri yang engkau kambinghitamkan sebagai pemecahbelah? Bukankah ini cara-cara licik dan pengelabuan terhadap umat? Memalingkannya dari tahdziran Ulama Kibar terhadapnya?!
Tahdziran terhadap Abdul Hadi Umairi dan terhadap acaranya yang diselenggarakan oleh para Matador Makir yang dibelanya tidaklah menjadikannya kecuali semakin menjadi-jadi tiada terkendali, menabrak saja apapun yang ada di depannya walaupun sejatinya itu hanya akan menjadikan dirinya sendiri yang kesakitan karena sesungguhnya itu adalah bagian dari pengelabuan dan kedustaannya yang amat sangat dan tindakannya yang memalukan dus memilukan yang hanya semakin membuktikan bahwa dirinya tak lebih dari tunggangan para Matador Makir yang dengan mudahnya Abdul Hadi Umairi dipermainkan, ditipu dan diperdaya oleh para penunggangnya.
Lihatlah bagaimana untuk urusan besar Manhajiyah dia berani memvonis segenap Salafiyun yang terlibat secara langsung ataupun tidak langsung dalam penyelenggaraan Daurah Solo yang diisi oleh Al ustadz Luqman – baik secara publikasi, merelay dan menyebarluaskan hasil rekaman daurah tersebut – sebagai mengikuti manhajnya Yahya Al Hajury Al Mubtadi’  semata hanya karena daurah yang diadakan bersamaan!! Hanya saja, karena sifat makar, pengelabuan dan pengecutnya saja sehingga dia memalingkan dari kenyataan bahwa dirinya dan daurahnya  telah ditahdzir oleh Asy Syaikh Rabi’ dan menjadikan ustadz Luqman dan Al Hajuri sebagai kambinghitamnya:
“…jalan pemikiran Al Hajuri tampak jelas sekali pada manhajnya. Di antara jalan pemikirannya terhadap ahli sunnah, bila mereka mengadakan sebuah acara ceramah, maka para pengikut Al Hajuri juga akan mengadakan hal yang sama di sekitar (tempat) acara ahli sunnah untuk memecah barisan ahli sunnah. Jalan pemikiran ini tampak jelas sekali pada manhaj Luqman, yang mana dia menyengaja mengadakan acara ceramah pada waktu yang sama dan lingkup wilayah yang sama (yaitu daerah Solo dan sekitarnya, Pent.).…” –selesai penukilan -
Tidakkah pembaca bisa menyaksikan, betapa nampak sekali kebenciannya terhadap Ustadz Luqman sehingga penyelenggaraan daurah yang melibatkan sekian banyak Salafiyun senusantara, dipublikasikan pamflet daurahnya dan disiarkan pula acaranya oleh radio-radio Salafiyun di Indonesia tetapi dia hanya menghukumi Luqman yang bermanhaj Hajury!!!)
Betapa miskin, pengecut dan culasnya orang ini dalam berseteru…
Berapa banyak halaqah-halaqah di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram yang terselenggara waktunya secara bersamaan wahai Abdul Hadi Umairy? Bermanhaj Hajurikah mereka???
Ataukah para Matador Makir yang mengendalikanmu tidak membisikkan kepadamu bahwa Luqman (yang engkau vonis mengikuti jalannya Hajury tersebut) adalah musuh nomor satu Al Hajury dan Hajuriyun di Indonesia wahai pemarah yang mudah dikelabui dan ditipu oleh MLM?
Iya, Luqman adalah musuh nomor satu mereka, MLM dari sejak bergabung bersama Hajuriyun untuk memerangi Salafiyun Indonesia!!!
Akal sehat yang mana yang bisa menerima bualan Abdul Hadi Umairi ini sementara Ahlussunnah Indonesia belumlah pecah piring-piring mereka, belum compang-camping baju-baju mereka dan belum rusak bejana-bejana mereka dari bukti-bukti serangan brutal Al Hajury-MLM dan balatentaranya!!!
Maka bagaimana mungkin engkau bisa berhasil  merekayasa sejarah baru dakwah di Indonesia dengan menipu kaum muslimin dan sejarahnya  yang sesungguhnya sementara bukti-buktinya masih terus bisa disaksikan sampai hari ini untuk membungkam bualan dan kebohonganmu?!
Pembual Abdul Hadi “Dzulqarnain MS” Umairy dan Seni Makir Maling Teriak Maling
Sungguh amat sangatlah memilukan dan memalukan, tatkala si Pembual dan Pendusta Abdul Hadi Umairy menuding dan memvonis Salafiyun sebagai mengikuti jalan manhajnya Yahya Al Hajury Al Mubtadi’ untuk mempersembahkan pembelaannya terhadap Dzulqarnain Mutalawwin La’ab Makir dan yang bersamanya tetapi Abdul Hadi Umairy tidak memerintahkan kepada para Matador Makir yang dibelanya tersebut untuk menghapus jejak-jejak bukti sejarah kejahatan mereka sebagai Corong fitnah Yahya Al Hajury!!!!!!
Di saat Engkau Tuding Salafiyun Bermanhaj Hajuri, Justru Tahilalat Al Hajuri Menghiasi Wajahmu Wahai Abdul Hadi Umairi!! Iya, di saat satu telunjuk Abdul Hadi diarahkan hanya kepada ustadz Luqman yang bermanhaj Hajury dengan bukti penyelenggaraan daurahnya yang bersamaan dengan acaranya Abdul Hadi Umairi (yang ditahdzir oleh Syaikh Rabi’) – duhai alangkah gagahnya dia jika sedikit memiliki kejujuran untuk berani menuding segenap Salafiyun Indonesia yang berta’awun dalam daurah Solo tersebut – tetapi di wajah Abdul Hadi Umairi Nampak jelas tahilalat Al Hajury dan fitnah yang dikobarkannya bertengger dengan gagahnya!! Memalukan!!
Sesuai dengan kaidah buatan Abdul Hadi Umairi, bahkan inilah hakekat nyata manhaj dakwah Hajurinya Dzulqarnain, Khidir dan kawan-kawanmu yang menjadi corong Yahya Al Hajury!! Menyelenggarakan daurah yang bersamaan untuk memecahbelah Salafiyun dan mengobarkan fitnah Hajuriyah!!
Lihatlah  tanggal dan bulan screenshot buktinya untuk memastikan bahwa fakta-fakta Tahilalat Al Hajury di Wajah Abdul Hadi Umairi yang kami haturkan benar-benar hot from the oven!
Kebencian Yang Mendarahdaging, Merekonstruksi Sejarah Kebrutalan Hajuriyun
Salafiyun (baca: “Luqmaniyun” dalam istilah mereka) adalah musuh nomor wahid MLM (baca: Hajuriyun:
1. Hajuriyun mempublikasikan rencana Daurah Ngawi yang waktunya hampir bersamaan (berdekatan) dengan acara Daurah Bantul pada 25-27 Rajab 1430H/ 18-20 Juli 2009M di Masjid Agung Baiturrahman Ngawi Jawa Timur Indonesia, kemudian DILANJUTKAN di Mahad Ittiba’us Sunnah Magetan selama sebulan.
bukti screen shoot dauroh ngawi magetan 2009
dauroh ngawi dan bantul yang bersamaan pada bulan yang sama
Gambar 3. Direncanakan diadakan pada 25-27 Rajab 1430H/ 18-20 Juli 2009M di Masjid Agung Baiturrahman Ngawi Jawa Timur Indonesia, kemudian dilanjutkan di Mahad Ittiba’us Sunnah Magetan selama sebulan.
2. 17 Juni 2009 surat terbuka dari asatidzah kepada Al Hajuri & utusan Al Hajuri berisi nasehat sangat berharga dari Syaik Al-’Allamah Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali, yang beliau mewasiatkan untuk menyampaikannya:
….Di antara yang diminta oleh Asy-Syaikh Rabi’ untuk kami sampaikan kepada antum adalah nasehat beliau :
ุฃูˆู„ุง : ู…ุง ุฃุนู„ู… ุจู‡ุฐู‡ ุงู„ุฏูˆุฑุฉ. ูˆู„ู… ูŠุณุชุดุฑู†ูŠ ุฃุญุฏ ููŠู‡ุง. ูˆุจู„ุบูˆู‡ู… ุณู„ุงู…ู†ุง ูˆู†ุตุงุฆุญู†ุง : ุฃู†ู‡ู… ู„ุง ูŠุดูˆุดูˆู† ุนู„ู‰ ุงู„ุดุจุงุจ! ูˆู„ุง ูŠูุฑู‚ูˆู† ุจูŠู†ู‡ู…!، ูˆู„ุง !، ูˆู„ุง!
ูŠุนู†ูŠ ูŠู„ู‚ูˆุง ูƒู„ู…ุฉ ุณู„ููŠุฉ ูˆูŠุญุซูˆู† ุงู„ุดุจุงุจ ุนู„ู‰ ุงู„ุชุขู„ู ูˆุงู„ุชุขุฎูŠ ูˆุนุฏู… ุงู„ูุฑู‚ุฉ!! ุจู„ุบูˆู‡ู… ูƒู„ุงู…ูŠ ู‡ุฐุง!!
PERTAMA, SAYA TIDAK TAHU DENGAN RENCANA DAURAH INI (YAKNI DAURAH NGAWI). TIDAK ADA SEORANGPUN YANG MINTA PENDAPAT KEPADAKU TERKAIT ACARA TERSEBUT. sampaikan kepada mereka salam dan nasehat kami : ‘bahwa mereka (utusan yang akan datang ke indonesia) jangan mengacaukan para syabab, jangan memecah belah mereka, dan jangan, jangan!
Yakni hendaknya mereka menyampaikan penjelasan-penjelasan salafiyyah, memotivasi para syabab untuk saling bersatu, bersaudara, dan tidak berpecah belah.’
Sampaikan ucapanku ini pada mereka.”
Pertama, saya tidak tahu dengan rencana daurah ini
Gambar  4. Pertama, saya tidak tahu dengan rencana daurah ini (yakni Daurah Ngawi). Tidak ada seorangpun yang minta pendapat kepadaku terkait acara tersebut.
Asy-Syaikh Rabi’ juga berkata :
ูˆู‚ู„ ู„ู‡ู… : ุงู„ุดูŠุฎ ุฑุจูŠุน ูŠุณู„ู… ุนู„ูŠูƒู…، ูŠู‚ูˆู„ ู„ูƒู… : ุฌุฒุงูƒู… ุงู„ู„ู‡ ุฎูŠุฑุง. ู‚ูˆู…ูˆุง ุจุงู„ุฏูˆุฑุฉ ูˆู„ูƒู† ุญุซูˆุง ุงู„ุดุจุงุจ ุนู„ู‰ ุงู„ุชุขุฎูŠ ูˆุงู„ุฃู„ูุฉ ูˆุญุฐุฑูˆู‡ู… ู…ู† ุงู„ุงุฎุชู„ุงู ูˆุงู„ูุฑู‚ุฉ، ุนู„ู‰ ู…ู†ู‡ุฌ ุงู„ุณู„ู ุงู„ุญู‚. ูˆุงุชุฑูƒูˆุง ุงู„ุฃุดุฎุงุต، ูู„ุงู† ูˆูู„ุงู†، ุงุชุฑูƒูˆู‡ู…، ุญุชู‰ ูŠุคู„ู ุงู„ู„ู‡ ุจูŠู†ูƒู….
“Katakan pada mereka, ‘Asy-Syaikh Rabi’ mengirim salam pada kalian. Mereka akan mengatakan : Jazakumullah khairan. Silakan laksanakan daurah kalian, namun berikan motivasi para syabab untuk saling bersaudara dan saling bersatu. Peringatkan mereka dari bahaya perselisihan dan perpecahan. Di atas manhaj salaf yang haq. Tinggalkan tokoh-tokoh, si fulan, dan si fulan. Tinggalkan mereka. Agar Allah menyatukan antar kalian.”
Asy-Syaikh Rabi’ juga berkata :
ู‚ู„ ู„ู‡ู… : ุฅุฐุง ุฃุฑุฏุชู… ุงู„ุญูุงุธ ุนู„ู‰ ุงู„ุฏุนูˆุฉ ุงู„ุณู„ููŠุฉ ูˆุงุญุชุฑุงู…ู‡ุง ูˆุชุฃู„ูŠู ุงู„ู‚ู„ูˆุจ ุนู„ูŠู‡ุง، ุงุชุฑูƒูˆุง ูู„ุงู† ูˆูู„ุงู†، ุงู„ุฐูŠ ูŠุฃุชูŠ ุจุฏูˆุฑุฉ ู…ุนูƒู… ู„ุง ูŠุชุนุฑุถ ู„ูŠุญูŠู‰ ูˆู„ุง ู„ุฅุฎูˆุงู†ู‡، ูˆู‡ุคู„ุงุก ู„ุง ูŠุชุนุฑุถูˆุง ู„ุนุจุฏ ุงู„ุฑุญู…ู† ูˆู„ุฅุฎูˆุงู†ู‡، ุชุจูŠู†ูˆุง ู„ู„ู†ุงุณ ุงู„ู…ู†ู‡ุฌ ุงู„ุณู„ููŠ ูˆูŠุฒูŠุฏ ู„ู‡ู… ุนู„ู…ุง ูˆุฃุฎู„ุงู‚ุง ูˆุฃุฏุจุง، ูˆุชุญุฐูŠุฑุง ู…ู† ุงู„ูุฑู‚ุฉ ูˆุงู„ุงุฎุชู„ุงู، ูุฅู†ู‡ุง ุดุฑ، ุจุงุฑูƒ ุงู„ู„ู‡ ููŠูƒู…. ุงู†ุชู‡ู‰ ูƒู„ุงู…ู‡ ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡
“Katakan kepada mereka : ‘Jika kalian menginginkan untuk menjaga Dakwah Salafiyyah, menghormatinya, dan menyatukan hati di atasnya, maka tinggalkanlah (berbicara tentang) si fulan dan si fulan. Yang datang menghadiri Daurah kalian (yakni Daurah Yogya), jangan mengkritik Yahya dan ikhwah yang bersamanya. Demikian juga mereka (utusan Dammaj), jangan mengkritik ‘Abdurrahman dan ikhwah yang bersamanya. Kalian jelaskan manhaj salafi. Sehingga menambah bagi mereka (salafiyyin) ilmu, akhlak, dan adab, serta sebagai peringatan dari perpecahan dan perselisihan. Sesungguhnya perpecahan dan perselisihan adalah jelek. Barakallah fikum.”  — [sekian wasiat Asy-Syaikh Rabi’ Al-Madkhali hafizhahullah] –
Kita semua – kami dan antum – sama-sama yakin Insya Allah kebenaran nasehat yang diucapkan oleh Asy-Syaikh Rabi’ untuk segenap salafiyyin, yang beliau sampaikan pada 17 Rabi’uts Tsani 1429 H bahwa :
“Karena mereka bukanlah Ahlul Bid’ah. Demi Allah, kalau seandainya salah satu pihak adalah mubtadi’ niscaya kami akan angkat suara dan kami jelaskan kebid’ahannya. Namun tidak ada diantara mereka yang ahlul bid’ah. Tidak ada di antara mereka da’i kepada bid’ah. Tidak ada apa-apa di antara mereka. Pada mereka hanya ada kepentingan-kepentingan pribadi.”
“Mereka semua adalah salafiyyun. Mereka semua adalah orang-orang yang utama. Mereka semua insya Allah adalah para mujahidin. Barakallah fikum,”…..
3. Tanggal 21 Juni 2009 situs resmi Munajat mempublikasikan acara Daurah Hajuriyun tersebut sekaligus mengumumkan bahwa radionya akan menjadi dua corong utamanya:
Akhwat Munajat Kayubakar Corong Fitnah Hajuriyah
Gambar 5. Akhwat Munajat Kayubakar Corong Fitnah Hajuriyah
Lihatlah tahilalat fitnah Hajuriyah di akhwat Munajat tersebut dan sekarang kita saksikan di wajah siapa tahi lalat Hajuriyah tersebut menempel? Di wajah Luqmankah sebagaimana tuduhan Abdul Hadi Umairi? Simak bukti di bawah ini:
Owh ternyata tahilalat corong fitnah Akhwat Hajuriyah tersebut menempel di wajah Doktor Abdul Hadi Umairi sendiri
Gambar 6. Owh ternyata tahilalat corong fitnah Akhwat Hajuriyah tersebut menempel di wajah Doktor Abdul Hadi Umairi sendiri !!!.
4. Pada 24 Juni 2009 situs resmi jaringan dakwahnya Munajat mempublikasikan acara Daurah Hajuriyun Ngawi:
Situs Munajat Darussunnah menjadi corong fitnah Hajuriyah
Gambar 7. Situs Munajat Darussunnah menjadi corong fitnah Hajuriyah
Lagi, lihatlah tahilalat fitnah Hajuriyah yang berkobar di situs milik gembong MLM Yogyakarta, Munajat dan sekarang kita saksikan di wajah siapa tahi lalat Hajuriyah itu menempel? Di wajah Luqmankah sebagaimana tuduhan Abdul Hadi Umairi? Simak bukti di bawah ini:
Situs Munajat. Owh ternyata di wajah corong fitnah Doktor Abdul Hadi Umairi sendiri
Gambar 8. Situs Munajat. Owh ternyata di wajah corong fitnah Doktor Abdul Hadi Umairi sendiri!!!
5. Tanggal 24 Juni situs seorang Hajurywati memposting daurah Hajuriyun dan menginformasikan bahwa Radio Gembong MLM Yogyakarta, Munajat menjadi corong dakwahnya:
Munajat Corong Fitnah Hajuriyah
Gambar 9. Munajat Corong Fitnah Hajuriyah
6. Pada 26 Juni 2009 muncul tulisan :
ุชุญุฐูŠุฑ ุงู„ุณู„ููŠูŠู† ููŠ ุฃู„ู…ุงู†ูŠุง ูˆุจู„ุฌูŠูƒุง ูˆุฃูˆุฑุจุง ู…ู† ุงู„ุญุฒุจูŠ ุงู„ุถุงู„ ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ู…ุฑุนูŠ ุจู„ุง ุจุฑูŠูƒ
“Tahdzir untuk Salafiyyin di Jerman dan Belgia serta Eropa dari seorang hizbi dhal (sesat) ‘Abdullah bin Mar’i tanpa barakah.”
7. Pada 27 Juni 2009 kami dikagetkan dengan kiriman scan surat terbuka kepada Yahya Al Hajuri, disertai dengan komentar-komentar jelek (ditulis tangan) terhadap  beberapa nama asatidzah!! Subhanallah, bukannya jawaban positif yang disampaikan justru caci maki dan celaan yang datang.
8. Kemudian pada tanggal 28 Juni dikirim email kepada kami (admin dammajhabibah) komentar Syaikh Yahya :
Muhammad Arsyad mengirimkan pernyataan Al Hajury, vonis Hizby kepada Syaikh Abdurrahman dan yang bersamanya
Gambar 10. Muhammad Arsyad mengirimkan pernyataan Al Hajury, vonis Hizby kepada Syaikh Abdurrahman dan yang bersamanya
Yang kemudian ditampilkan di blog sampung.wp
Lihatlah bagaimana bukti otentik sejarah menelanjangi kelicikan centeng MLM, Abdul hadi Umairi.
Gambar 11. Lihatlah bagaimana bukti otentik sejarah menelanjangi kelicikan centeng MLM, Abdul hadi Umairi.
 Abdul Hadi Umairi mencoba menipu Salafiyun, merekayasa dan memanipulasi sejarah, bergaya Maling Teriak Maling, melindungi corong fitnah Hajuri dan melemparkan kotoran fitnahnya kepada Salafiyun yang sejak awal telah melawan dan menghadang fitnah Hajuriyah yang merobek-robek barisan dakwah di Indonesia.
9. Pada 30 Juni 2009 H muncul lagi fatwa Syaikh Al-Hajuri :
ูƒู„ู…ุฉ ู…ุฎุชุตุฑุฉ ู„ู„ุดูŠุฎ ูŠุญูŠู‰ ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุญูˆู„ ุฒูŠุงุฑุฉ ุงู„ุญุฒุจูŠ ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ู…ุฑุนูŠ ู„ุฃูˆุฑูˆุจุง
“Kalimat singkat Syaikh Yahya tentang kunjungan “sang hizby” ‘Abdullah Mar’i ke Eropa“
Vonis Hajuri, Syaikh Abdullah Marโ€™i berdakwah ke jalan hizbiyah. Dimana dan bersama siapa Dzulqarnain dan para pengikutnya
Gambar 12. Vonis Hajuri, Syaikh Abdullah Mar’i berdakwah ke jalan hizbiyah. Dimana dan bersama siapa Dzulqarnain dan para pengikutnya???
Dalam fatwanya tersebut Al-Hajuri mengatakan tentang Asy-Syaikh ‘Abdullah Mar’i :
ูู‡ูˆ ูˆุงุญุฏ ู…ู† ู‡ุคู„ุงุก ุงู„ู…ู†ุญุฑููŠู†، ู…ุง ุฐู‡ุจ ูŠุฏุนูˆ ุฅู„ู‰ ุงู„ุณู†ุฉ، ุฐู‡ุจ ูŠุฏุนูˆุง ุฅู„ู‰ ุงู„ุญุฒุจูŠุฉ
“Dia adalah salah seorang dari para munharifin (orang-orang menyimpang) tersebut. tidaklah ia pergi untuk berdakwah mengajak kepada sunnah, namun ia pergi berdakwah mengajak kepada hizbiyyah.”
10. Keesokan harinya, 1 Juli 2009 tampil lagi :
ุชุญุฐูŠุฑ ุงู„ุจุฑูŠุฉ ู…ู…ุง ุนู†ุฏ ุงู„ูˆุตุงุจูŠ ู…ู† ุงู„ุงู†ุญุฑุงูุงุช ูˆุงู„ุฃููƒุงุฑ ุงู„ู‚ุทุจูŠุฉ
“Peringatan terhadap orang-orang baik dari bahwa apa yang ada pada Al-Wushabi berupa penyimpangan-penyimpangan dan pemikiran-pemikiran Quthbiyyah”
Subhanallah…. Betapa mengerikan judul tersebut!
Hujatan terhadap Syaikh Wushabi
Gambar 13. Hujatan terhadap Syaikh Wushabi
11. Besoknya lagi,  2 Juli 2009 muncul tulisan :
ุงู„ุญุฒุจูŠ ุงู„ู…ุงูƒุฑ ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ู…ุฑุนูŠ ูŠุฏّุนูŠ ุฃู†ู‡ ูŠุณูŠุฑ ุนู„ู‰ ู†ุตูŠุญุฉ ุงู„ุดูŠุฎ ุฑุจูŠุน
“Si hizbi makir (tukang makar) ‘Abdullah bin Mar’i mengklaim bahwa dirinya berjalan di atas nasehat Asy-Syaikh Rabi’ “
โ€ฆtetapi nampaknya yang dimusuhi (Syaikh Abdullah Marโ€™i) telah lupa siapa yang memusuhi
Gambar 14. …tetapi nampaknya yang dimusuhi (Syaikh Abdullah Mar’i) telah lupa siapa yang memusuhi dan menghujatnya dan siapa pula yang dahulu dihujat dan dicaci maki karena membelanya. Duhai…
12. 4 juli 2009 muncul tulisan :
ุฅุฑุดุงุฏ ุงู„ุนุจุงุฏ ููŠ ุจูŠุงู† ู…ุฌุงู†ุจุฉ ุงู„ุดูŠุฎ ุนุจูŠุฏ ู„ู„ุญูƒู…ุฉ ูˆุงู„ุณุฏุงุฏ
“Bimbingan para hamba penjelasan tentang jauhnya Asy-Syaikh ‘Ubaid dari sikap hikmah dan ketepatan.”
Celaan terhadap Asy Syaikh Ubaid. Bersama siapa Dzulqarnain
Gambar 15. Celaan terhadap Asy Syaikh Ubaid. Bersama siapa Dzulqarnain??!
13. 5 Juli 2009 situs Hajuriyun Pak Juned mempublikasikan acara Daurah Hajuriyun Ngawi dan secara resmi radio syiar sunnahnya Munajat diumumkan sebagai corong utamanya
Radio Munajat Corong fitnah Hajuriyah
Gambar 16. Radio Munajat Corong fitnah Hajuriyah
14. 6 Juli 2009 situs almakassari mempublikasikan acara Daurah Hajuriyun Ngawi dan secara resmi radio annashihahnya Dzulqarnain bersama radio Syiar Sunnahnya Munajat diumumkan akan menjadi corong utamanya
Radio Munajat dan An Nashihahnya Dzulqarnain siap menjadi corong fitnah dakwah Hajuriyahnya
Gambar 17. Radio Munajat dan An Nashihahnya Dzulqarnain siap menjadi corong fitnah dakwah Hajuriyahnya
Lihatlah tahilalat fitnah Hajuriyah di atas, apakah Luqman yang hendak engkau kambinghitamkan bermanhaj Hajuri???
Dan sekarang lihatlah kepada wajah siapa tahilalat almakassaridotcom tersebut menghias:
Owh ternyata corong fitnah Hajuriyah tersebut adalah corong dakwahnya Doktor Abdul Hadi Umairi sendiri !!!
Gambar 18. Owh ternyata corong fitnah Hajuriyah tersebut adalah corong dakwahnya Doktor Abdul Hadi Umairi sendiri !!!
Ataukah engkau belum puas wahai Pak Doktor Maling Teriak Maling sehingga masih tetap menjadikan Luqman sebagai kambing hitam yang bermanhaj Hajuri dan menimpukkan kesalahan DOKTOR PALSUmu kepadanya? Kita bantu lagi menghadirkan buktinya:
Owh ternyata tahilalat fitnah Hajuriyah tersebut menempel di wajah Doktor Abdul Hadi Umairi sendiri !!!.
Gambar 19. Owh ternyata tahilalat fitnah Hajuriyah tersebut menempel di wajah Doktor Abdul Hadi Umairi sendiri !!!
15. Kemudian pada 7 Juli 2009 anak indonesia yang di Dammaj tidak ketinggalan menuliskan:
ุฏูุน ุงู„ุบู…ุฉ ุจูˆุดุงูŠุฉ ุงู„ู…ุจุทู„ูŠู† ูˆ ุงู„ู…ุจุชุฏุนุฉ ุฅู„ู‰ ุงู„ูˆู„ุงุฉ ุจุฃู‡ู„ ุงู„ุณู†ุฉ
“Menyingkap mendung akibat pengacauan para pembawa kebatilan dan ahlul bid’ah kepada pemerintah terhadap ahlus sunnah.”
Yang mereka maksudnya adalah para asatidzah ahlus sunnah Ngawi.
Menyifati Ahlussunnah sebagai pembawa kebatilan dan ahlul bidโ€™ah
Gambar 20. Menyifati Ahlussunnah sebagai pembawa kebatilan dan ahlul bid’ah.
16. Pada 10 Juli 2009 diungkit lagi tulisan lama, tazkiyah Syaikh Al-Hajuri terhadap situs aloloom.net
Di samping “menu khusus” kumpulan malzamah-malzamah bantahan terhadap Asy-Syaikh Al-Wushabi, Asy-Syaikh Al-Jabiri, dan Asy-Syaikh ‘Abdurrahman yang sarat celaan dan cercaan juga masih tampil manis di situs aloloom.net
Demikianlah terus aloloom.net memuntahkan celaan dan cercaannya. Sementara jawaban surat terbuka dinantikan tak kunjung datang, padahal sudah masuk pada mereka dan dibaca. Padahal dalam surat tersebut disampaikan nasehat Asy-Syaikh Rabi’, beliau mewanti-wanti untuk :
“Katakan kepada mereka : ‘Jika kalian menginginkan untuk menjaga Dakwah Salafiyyah, menghormatinya, dan menyatukan hati di atasnya, maka tinggalkanlah (berbicara tentang) si fulan dan si fulan. Yang datang menghadiri Daurah kalian (yakni Daurah Yogya), jangan mengkritik Yahya dan ikhwah yang bersamanya. Demikian juga mereka (utusan Dammaj), jangan mengkritik ‘Abdurrahman dan ikhwah yang bersamanya. Kalian jelaskan manhaj salafi. Sehingga menambah bagi mereka (salafiyyin) ilmu, akhlak, dan adab, serta sebagai peringatan dari perpecahan dan perselisihan. Sesungguhnya perpecahan dan perselisihan adalah jelek. Barakallah fikum.“
17. Hingga akhirnya, setelah sekian lama, tiba-tiba pada 17 Rajab kemarin (10 Juli) ada surat masuk ke email kami, [2] jawaban terhadap surat terbuka tersebut. Namun dengan judul yang sangat mencengangkan dan membuat hati ini sedih, yang datang dari murid-murid Indonesia di Dammaj. surat tersebut berjudul :
“Tanggapan kami (dengan izin syaikh Yahya hafidzahullah) terhadap surat terbuka yang ditandatangani oleh sebagian orang indonesia yang mengaku salafy
Vonis Hajuriyun terhadap sebagian orang Indonesia yang mengaku-ngaku Salafiyah
Gambar 21. Vonis Hajuriyun terhadap sebagian orang Indonesia yang mengaku-ngaku Salafiyah
Siapakah para duat Ahlussunnah yang menulis surat tersebut? Dzulqarnain, Khidir dan kawan-kawannyakah? Owh tentu tidak karena mereka berasyik masyuk berada di barisan Hajuriyun.
Vonis Penghizbiyan terhadap Salafiyun. Dimana Dzulqarnain,
Gambar 22. Vonis Penghizbiyan terhadap Salafiyun. Dimana Dzulqarnain, Khidir dan balatentaranya wahai Pendusta Abdul Hadi Umairi???
Sungguh sangat mengejutkan bahwa para du’at Ahlussunnah yang dihantam oleh Hajuriyun dengan seizin Al Hajury tersebut adalah para du’at yang sekarang dihantam sebagai mengikuti manhaj Al Hajuri oleh si Pembual Abdul Hadi Umairi:
Sejarah mendustakan bualan Abdul Hadi Umairi.
Gambar 23. Sejarah mendustakan bualan Abdul Hadi Umairi. Siapa yang menghadang, melawan fitnah Hajuri dan siapa pula yang menjadi kayubakar fitnahnya??!!
Maling Teriak Maling, Hajuri Teriak Hajuri, lempar batu sembunyi di belakang nama besar Syaikh Fauzan. Makir!!
18. Berlangsung acara daurah Hajuriyun di Ngawi pada Sabtu-Senin, 25-27 Rajab 1430 H /18-20 Juli 2009 (walau syaikhnya gagal datang ketika itu) tetapi Dzulqarnain, Khidir dan kelompoknya (yang sekarang dibela mati-matian oleh si pendusta Abdul Hadi Al Umairi yang berbalik membual bahwa Asatidzah Salafiyinlah yang mengikuti jalannya Yahya Al Hajury!!) ikut berperan serta -bahkan menjadi corong utama mereka!!-  dalam keadaan Al Hajuri dan pengekornya telah terbukti sikap permusuhan, kebencian dan vonis hizbinya kepada Asy Syaikh Ubaid, Masyaikh Yaman ketika itu serta serangan brutal dan vonis hizbinya pula kepada segenap asatidzah Ahlussunnah
19. Tidak berhenti sampai disitu, 26 Oktober 2009, salah satu sayap bisnis Munajat memposting kumpulan fatwa Al Hajury untuk bisnis dan perdagangan:
Tetap kukuh bersama fitnah Hajuriyah
Gambar 24. Tetap kukuh bersama fitnah Hajuriyah
Bukankah situs kayubakar fitnah Hajuriyah di atas adalah Munajat, corong dakwahmu sendiri Wahai Doktor Al Muhaddits Abdul Hadi Umairi??!
20. Barangsiapa yang ingin mengetahui ketidakberesan, pengelabuan, kedustaan seputar penyelenggaraan Daurah Hajuriyun di Ngawi yang disukseskan oleh Dzulqarnain, Khidir dan balatentaranya, silakan merujuk pada link berikut:
PENUTUP
Jangan engkau mencoba-coba memanipulasi dan menipu sejarah wahai Pendusta Abdul Hadi Umairi!!
Lihatlah bukti-bukti yang kami hadirkan yang bisa engkau lihat dengan kedua matamu dan berpasang-pasang mata para dedengkot fitnah Hajuriyah yang engkau bela yang berbaku tolong denganmu untuk menyusun tulisan bualan tak bermutumu!
Silakan dustakan  bukti-bukti yang kami hadirkan bahwa tahilalat Al Hajuri benar-benar menempel di wajahmu tatkala dirimu menuding Salafiyun telah mengikuti manhajnya Mubtadi’ Yahya Al Hajury.
Iya, sebuah lelucon kronis yang tak lucu bahwa demi membela corong-corong fitnah Hajuriyah maka orang ini melenggak-lenggokkan makarnya sembari melemparkan kotoran-kotoran fitnah Hajuriyah yang dilakukan oleh kawan-kawannya sendiri kepada Salafiyun yang dari sejak awal fitnah Hajuriyah dikobarkan di negeri ini telah terbukti melawan dan menentangnya.
Dan ini sekaligus bukti yang menunjukkan fase-fase Bunglonisasi Hajuriyun bermetamorfosis menjadi MLM.
Iya dulu mereka bersatu bekerjasama menyatu bersama menjadi kayubakar fitnah Hajuriyah memerangi Salafiyun Ahlussunnah yang diistilahkan dan dicibir sebagai Luqmaniyun…
Lihatlah bukti-bukti yang kami paparkan! Dzulqarnain dan kelompoknya benar-benar bergabung bersama Hajuriyun dalam keadaan mereka tahu permusuhan dan peperangan Hajuriyun terhadap Salafiyin dan para ulamanya.
Belum lagi tidak adanya bukti pernyataan taubat mereka yang menjadi corong fitnah Hajuriyah dalam memerangi Salafiyun dan para ulamanya…
Lalu pada masa kini mereka sudah bermetamorfosis sebagai Mukhadzilun Penggembos yang bersatu bersama elemen-elemen Halabiyun Turatsiyun demi melawan musuh yang sama, Ahlussunnah yang diistilahkan dan dicibir sebagai Luqmaniyun, Jama’ah Tahdzir, Ash habul Manhaj dan lain-lain igauan.
Maka alangkah dungunya yang luar binasa jika kemudian MLM mengambil seorang pembela semacam Abdul Hadi ini yang tak tahu menahu sejarah dakwah Salafiyah di Indonesia, menungganginya lalu menabrakkannya ke sana kemari tanpa kendali sehingga muncul karya tulis penuh rekayasa berjudul Dakwah Luqman di Indonesia full edit dan selanjutnya menuding Salafiyun sebagai mengikuti manhajnya Al Hajuri yang tak lebih hanya bergaya Maling Teriak Maling, Lempar Makar Sembunyi Diri di Belakang nama Asy Syaikh Fauzan hafizhahullah!!!
Lihatlah sekali lagi berderet bukti yang kami hadirkan yang membuktikan bahwa di wajah pendusta Abdul Hadi Umairi benar-benar terhias tahilalat Yahya Al Hajuri. Tidakkah lebih “bijak” jika dia berkaca menghisab diri agar mengetahui apa-apa yang menempel di wajahnya daripada menimpukkan kotoran-kotoran manhaj Hajuriyah yang diperbuat oleh kawan-kawannya sendiri untuk kemudian melemparkannya sebagai perbuatan Salafiyin?
Bagaimana mungkin DOKTOR Abdul Hadi Umairi berbuat nekat menipu kaum muslimin,  merekayasa dan memanipulasi sejarah, menjadikan Salafiyun sebagai kambing hitam sementara bejana-bejana Ahlussunnah masih utuh, piringnya belumlah pecah dan baju-baju mereka belumlah compang-camping dan bahkan bukti kejahatan Hajuriyah Dzulqarnain dan kawan-kawannya masih bisa diakses bebas dan mudah serta belum dihapus dari situs-situsnya sampai hari ini? Allahul musta’an.

Senin, 09 Februari 2015

Berikut ini Rekaman Kajian Ilmiyah yang di Adakan di Beberapa Tempat di Indonesia


1. Magelang Jawa Tengah, Kamis 15 Rabiuts Tsani 1436H/05 Februari 2015M

Pemateri : Al Ustadz Abu Nasiim Mukhtar hafizhahullah
1. Menjadi Ibu Penyayang ~ Download di Sini
2. Jangan di Perbudak Dunia ~ Download di Sini
3. Kebersihan dan Kesucian Seorang Muslim ~ Download di Sini dan TJ ~ Download di Sini
———————————————————————-
2. Banjar Patroman Ciamis, Sabtu 16 Rabiuts Tsani 1436H/07 Februari 2015M
Pemateri : Al Ustadz Muhammad as Seweed hafizhahullah
Tema : MENGKRITISI ALIRAN GARIS KERAS ( SYI’AH, ISIS DAN YANG SEMISALNYA)
1. Sambutan ~  Download di Sini
2. Sesi Satu ~ Download di Sini
3. Sesi Dua ~ Download di Sini
4. Sesi TJ ~ Download di Sini
——————————————————————–
3. SLIPI JAKARTA ,Sabtu 17 Rabiuts Tsani 1436H/07 Februari 2015M
Pemateri : Al Ustadz Abu Muawiyah Askary hafizhahullah
Tema : Ushul as Sittah
1. Sesi Satu ~ Download di Sini
2. Sesi Dua + TJ ~ Download di Sini
—————————————————————————
4. CILEUNGSI BOGOR, AHAD 18 Rabiuts Tsani 1436H/08 Februari 2015M
1. Al Ustadz Abu Muawiyah Askary hafizhahullah “Bersabar di Tengah Derasnya Badai Fitnah” Download di Sini
2. Al Ustadz Abdush Shomad Bawazir hafizhahullah “TERAPI PENYAKIT HATI” ~ Download di Sini
3. Al Ustadz Abdusy hafizhahullah “TERCELANYA MENGAMBIL KEMBALI BARANG HIBAH ~ Download di Sini
—————————————————————————-
5. SUKABUMI, AHAD 18 Rabiuts Tsani 1436H/08 Februari 2015M
Pemateri : Al Ustadz Abu Muawiyah Askary hafizhahullah
Tema : Mendulang Faedah Manhajiyyah dari Dua Kalimat Syahadat
1. Sesi Satu ~ Download di Sini
2. Sesi Dua ~ Download di Sini
3. Sesi TJ ~ Download di Sini
————————————————————-
6. DEPOK Kamis dan Sabtu 15 & 17 Rabiuts Tsani 1436H/05 & 07 Februari 2015M
Pemateri : Al Ustadz Abu Ishaq Muslim hafizhahullah
Tema : Aqidah Imam Syafii rahimahullah
1. Sesi Satu ~ Download di Sini 
2. Sesi TJ ~ Download di Sini
Pemateri : Al Ustadz AbuAbduh Sholehudin hafizhahullah
Tema : Tafsir as Sa’diy
1. Sesi Satu ~ Download di Sini
2. Sesi Dua Riyadhush Shaalihin ~ Download di Sini
—————————————————————-
7. SEMARANG AHAD 18 Rabiuts Tsani 1436H/08 Februari 2015M
Pemateri : Al Ustadz Ayip Syafruddin hafizhahullah
Tema : Mengingat Kematian ~ Download di Sini
—————————————————————-
8. INDRAMAYU AHAD 18 Rabiuts Tsani 1436H/08 Februari 2015M
Pemateri : Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf al atsary hafizhahullah
Tema : Kiat Memberi Nasehat ~ Download di Sini
————————————————————–
9. SURABAYA AHAD 18 Rabiuts Tsani 1436H/08 Februari 2015M
Pemateri : Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy hafizhahullah
Tema : Mendulang Faidah dari Asmaul Husna ~ Download di Sini
———————————————————————————
10. WONOGIRI AHAD 18 Rabiuts Tsani 1436H/08 Februari 2015M
Pemateri : Al Ustadz Abu Said Hamzah Jember hafizhahullah
Tema : Menggapai Kunci-Kunci Kebahagiaan Download di Sini
————————————————————————————-
11. JEMBER Ahad malam,  19 Rabi’uts Tsani 1436 H – 8 Februari 2015 M
Pemateri : Al Ustadz Luqman Ba’abduh hafizhahullah
Tema : Pembahasan Kitab Asy Syariah Download di Sini
————————————————————————————
12. WEDI JATENG Ahad malam,  19 Rabi’uts Tsani 1436 H – 8 Februari 2015 M
Pemateri : Al Ustadz Abu Nasiim Mukhtar hafizahhullah
Tema : Sepertiga Hidup Untuk Shadaqah Download di Sini
—————————————————————————–
**Sumber : WA Admin Radio Streaming Indonesia dan Berbagai Sumber Lainnya (Jazaahumullahu Khairaa)

Rabu, 04 Februari 2015

Berikut ini Rekaman Kajian yang di adakan di beberapa Tempat di Indonesia



1. TEGAL
Jum’at, 9 Rabiuts Tsani 1436H ~ 30 Januari 2015H

Bersama : Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy hafizhahullah
Tema AKHLAQUL KARIMAH SIMBOL PERSAHABATAN
1. Sesi Satu Akhlaqul Karimah Simbol Persahabatan ~ Download di Sini
2. Sesi Dua Keutamaan Dakwah dan Akhlak Para Dai ~ Download di Sini
2. Sesi Tiga Keutamaan Dakwah dan Akhlak Para Dai ~ Download di Sini
2. Sesi TJ Keutamaan Dakwah dan Akhlak Para Dai ~ Download di Sini
——————————-
2. BATAM 
Kamis, 8 Rabiuts Tsani 1436H ~ 29 Januari 2015H
Bersama : Al Ustadz Muhammad as Seweed hafizhahullah
Tema : BAHAYA SIKAP MUMAYYI
1. Sesi Satu ~ Download di Sini
2. Sesi Dua ~ Download di Sini
3. Sesi Tiga ~ Download di Sini
4. Sesi TJ ~ Download di Sini
—————————————————-
3. CILEUNGSI 
Sabtu, 10 Rabiuts Tsani 1436H ~ 31 Januari 2015H
Bersama : Al Ustadz Usamah Mahri hafizhahullah
Tema : POKOK-POKOK PRINSIP AQIDAH AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH
1. Sesi Satu Pokok-Pokok Aqidah Ahlussunnah ~ Download di Sini
2. Sesi Dua Pokok-Pokok Aqidah Ahlussunnah ~ Download di Sini
3. Khutbah Jum’at Ustadz Abu Umar as Sundawy ~ Download di Sini
4.Tausiyah Shubuh Ustadz Usamah Mahri ~ Download di Sini
————————————————————-
4. MUJUR KROYA CILACAP 
Sabtu, 10 Rabiuts Tsani 1436H ~ 31 Januari 2015H
Bersama: Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy hafizhahullah
TemaDIAM ATAU BERBICARA DI SAAT FITNAH MELANDA
1. Tausiyah Ustadz Abu Ubaidah Iqbal ~ Download di Sini
2. Sesi Satu ~ Download di Sini
3. Sesi Dua ~ Download di Sini
4. Sesi TJ ~ Download di Sini
———————————————————————
5. PURWOKERTO
Ahad, 11 Rabiuts Tsani 1436H ~ 1 Februari 2015H
Bersama: Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy hafizhahullah
TemaMENGGAPAI KENIKMATAN SURGA
1. Tausiyah Ba’da Subuh ~ Download di Sini
2. Sesi Satu ~ Download di Sini
3. Sesi Dua ~ Download di Sini
4. Sesi TJ ~ Download di Sini
———————————————————————
6. TARAKAN
Ahad, 11 Rabiuts Tsani 1436h ~ 01 Februari 2015M
Bersama : Al Ustadz Abu Muawiyah Askari hafizhahullah
TemaNASEHAT & ARAHAN UNTUK KAUM MUSLIMIN
1. Sesi Satu ~ Download di Sini
2. Sesi Dua ~ Download di Sini
3. Sesi Tiga ~ Download di Sini
4. Sesi Empat ~ Download di Sini
5. Sesi TJ ~Download di Sini
———————————————————–
7. SLIPI JAKARTA 
Sabtu, 10 Rabiuts Tsani 1436H ~ 31 Januari 2015H
Bersama : Al Ustadz Usamah Mahri hafizhahullah
Tema : PENJELASAN TENTANG POKOK-POKOK AGAMA
1. Sesi Satu ~ Download di Sini
2. Sesi Dua ~ Download di Sini
—————————————————————
8. YOGYAKARTA 
Ahad, 11 Rabiuts Tsani 1436h ~ 01 Februari 2015M
Bersama : Al Ustadz Usamah Mahri hafizhahullah
Tema : KAEDAH-KAEDAH POKOK AGAMA ISLAM
1. Sesi Satu ~ Download di Sini
2. Sesi Dua ~ Download di Sini
3. Sesi Tiga ~ Download di Sini
——————————————————
9. PANGKALAN BUN
Jum’at-Ahad 09-11 Rabiuts Tsani 1436H/30-01 Januari 2015M
Bersama : Al Ustadz Abu Nasiim Mukhtar hafizhahullah
*Tema : Muhadharah Umum
1. Ba’da Maghrib ~ Download di Sini
2. Ba’da Isya ~ Download di Sini
*Tema : MEMBINA KELUARGA PENUH BAROKAH
1. Sesi Satu ~ Download di Sini
2. Sesi Dua ~ Download di Sini
3. Sesi Tiga ~ Download di Sini
4. Sesi Empat ~ Download di Sini
5. Sesi Lima ~ Download di Sini
Tema : KOKOH DI ATAS AL HAQ
1. Sesi Satu ~ Download di Sini
2. Sesi Dua ~ Download di Sini
3. Sesi Tiga ~ Download di Sini
4. Sesi Empat ~ Download di Sini
5. Sesi Lima ~ Download di Sini
6. Sesi TJ ~ Download di Sini
———————————————————
10. SEMARANG 
Ahad, 11 Rabiuts Tsani 1436h ~ 01 Februari 2015M
1.Bersama : Al Ustadz Idral Harits hafizhahullah
Tema : AD DA’WAU DAWA ~ Download di Sini
2. Bersama : Al Ustadz Khalid Semarang
Tema : ARBA’IN AN NAWAWIYYAH ~ Download di Sini
3. Bersama : Al Ustadz Qamar Su’aidy Lc
Tema : KAJIAN FIKIH HUKUM QAMUS & PUASA ~ Download di Sini
—————————————————————–
11. MALAYSIA
SABTU-AHAD 10-11 Rabi’uts Tsani 1436H/31 Januari-01 Februari 2015M
Bersama ; Al Ustadz Muhammad as Seweed hafizhahullah
Tema : PEDANG TERHUNUS UNTUK PENGEKOR HAWA NAFSU & PENGKHIANAT SUNNAH
1. Sesi Satu ~ Download di Sini
2.Sesi Dua ~ Download di Sini
3. Sesi Dua TJ ~ Download di Sini
4. Sesi Tiga ~ Download di Sini
5. Sesi Empat ~ Download di Sini
6. Sesi Lima ~ Download di Sini
7. Sesi Lima TJ ~ Download di Sini
8. Sesi Enam ~ Download di Sini
9. Sesi Enam TJ ~ Download di Sini
10. Sesi Tujuh ~ Download di Sini
11. Sesi Tujuh TJ ~ Download di Sini
—————————————————–
12. BANDUNG 
SABTU-AHAD 10-11 Rabi’uts Tsani 1436H/31 Januari-01 Februari 2015M
Bersama :Al-Ustadz Abu Ishaq Muslim hafizhohulloh
Tema : Perintah kepada yang ma’ruf dan peringatan dari yang munkar
1. Sesi Satu ~ Download di Sini
2. Sesi Dua ~ Download di Sini
3. Sesi TJ ~ Download di Sini
Bersama :Al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin hafizhohulloh
Tema : Metode Pendidikan Salaf di Era Globalisasi
1. Sesi Satu ~ Download di Sini 
2. Sesi Dua ~ Download di Sini 
3. Sesi TJ ~ Download di Sini 
4. Tausiyah Keutamaan orang yg menyeru ke jalan Alloh Subhanahu wata’ala ~ Download di Sini
——————————-
13. WONOGIRI Ahad, 11 Rabiuts Tsani 1436h ~ 01 Februari 2015M
1.Bersama : Al Ustadz Fauzan bin Abdul Karim hafizhahullah
Tema : Syarah Fadhlul Islam~ Download di Sini
2. Bersama :Ustadz Abu Hudzaifah hafizhahullah
Tema : Asbaabu Sa’adatil Usrah~ Download di Sini
—————————————————————–
14. LIMO DEPOK Ahad, 11 Rabiuts Tsani 1436h ~ 01 Februari 2015M
1.Bersama :Ustadz Fauzan Sukabumi
Tema : ~ Download di Sini
2. Bersama : Al Ustadz Ayip Syafruddin hafizhahullah
Tema : Arbain An Nawawiyyah
1. Sesi Satu Download di Sini
2. Sesi TJ Download di Sini 
——————————————–
15. PRIUK JAKARTA Ahad, 10 Rabiuts Tsani 1436h ~ 31 Februari 2015M
2. Bersama : Al Ustadz Ayip Syafruddin hafizhahullah
Tema : Aku yang Ingin Lebih Baik Download di Sini
————————————————
16. CILEUNGSI 15. PRIUK JAKARTA Ahad, 11 Rabiuts Tsani 1436h ~ 01 Februari 2015M
2. Bersama : Al Ustadz Ayip Syafruddin Hafizhahullah
Tema : Aku akan Tetap Sabar Bersamamu Download di Sini
Tema : Meraup Ilmu Meregu beribu Manfaat
1. Sesi Satu Download di Sini
2. Sesi TJ Download di Sini

**Sumber : WA Admin Radio Streaming dan Berbagai Sumber Lainnya (Jazaahumullahu Khairaa)