Sabtu, 12 Desember 2015

Senyumanmu di hadapan saudaramu merupakan shadaqah


BERCANDA ANTARA BERLEBIHAN DAN MEREMEHKAN
... Adz-Dzahaby –rahimahullah– berkata:  “Tertawa ringan dan tersenyum lebih utama. Adapun sebagian orang-orang yang berilmu yang meninggalkannya maka hal itu terbagi menjadi dua:

 Pertama: menjadi sesuatu yang utama bagi orang yang meninggalkannya karena menjaga adab, takut kepada Allah, dan sedih terhadap keadaan dirinya.

 Kedua: tercela bagi orang meninggalkannya karena pemarah, sombong dan dibuat-buat.

 Namun orang yang banyak tertawa dia akan diremehkan oleh manusia. Dan tidak diragukan lagi bahwa tertawa pada pemuda lebih ringan urusannya dan lebih dimaklumi dibandingkan pada orang yang sudah tua.

 Adapun tersenyum dan berwajah ceria maka jelas lebih mulia dibandingkan itu semua. Karena Nabi shallallahu alaihi was sallam bersabda:

تَبَسُّمُكَ فِيْ وَجْهِ أَخِيْكَ صَدَقَةٌ.

“Senyumanmu di hadapan saudaramu merupakan shadaqah.” (Shahih Al-Adab Al-Mufrad no. 353 –pent)

.., Jarir (bin Abdillah Al-Bajaly –pent) radhiyallahu anhu berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi was sallam tidak pernah melihat diriku kecuali beliau selalu tersenyum.” (Al-Bukhary no. 6089 dan Muslim no. 2475)

 Inilah akhlak Islam.  Jadi yang paling utama adalah orang yang banyak menangis di malam hari, namun banyak tersenyum di siang hari…

 Tinggal di sini ada sedikit yang perlu diperhatikan: bagi siapa yang terlalu banyak tertawa dan tersenyum, hendaknya dia menguranginya dan mencela dirinya agar manusia tidak muak kepadanya. Sedangkan bagi yang suka cemberut dan bermuka masam hendaknya dia tersenyum, memperbaiki akhlaknya serta mencela dirinya atas keburukan akhlaknya. Segala sesuatu yang menyimpang dari sikap pertengahan maka hal itu tercela. Dan jiwa membutuhkan perjuangan dan latihan.”

(Siyar A’lamin Nubalaa’, terbitan Muassasah Ar-Risalah, 10/140-141)

WhatsApp Salafy Indonesia http://forumsalafy.net
Channel Telegram : http://bit.ly/forumsalafy

Bersihkan Masjid & Mushalla Kita dari Paham Radikalisme ISIS & SYIAH


Jum'at & Sabtu, 22-23 Shafar 1437H ~ 04-05.12.2015M | Ma'had Riyadhul Jannah As-Salafy, Wonogiri | Bersama Al-Ustadz Abu Mu'awiyah Askary hafizhahullah
-- Download audio | Mp3 versi 24 Kbps --

[ Khutbah Jum'at ]

Berinfaq di Jalan Allah عز وجل
01. Download Audio di sini



[ Kajian Tematik ]

Kiat Islamy Menggapai Rumah Tangga Idaman
02. Download Audio di sini


Bersihkan Masjid & Mushalla Kita dari Paham Radikalisme ISIS & SYIAH
03. Sesi 1 Download Audio di sini

04. Sesi 2 Download Audio di sini


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber: ARS | Panitia Kajian Islam Ilmiyyah Ma'had Riyadhul Jannah As-Salafy

Dipublikasikan oleh: WA Forum Berbagi Faidah & AlFawaaid•Net

Jumat, 11 Desember 2015

Islam Nusantara Dalam Timbangan Syariat



Sabtu & Ahad, 23-24 Shafar 1437H ~ 05-06.12.2015M | Masjid Al-Muamalah BTP Makassar | Bersama Al-Ustadz Muhammad bin 'Umar As-Sewed hafizhahullah
-- Download audio | Mp3 versi 24 Kbps --

[ Kajian Tematik ]

Islam Nusantara Dalam Timbangan Syariat
01. Sesi 1 Download Audio di sini



02. Sesi 2 Download Audio di sini

03. Sesi 3 Download Audio di sini

04. Sesi 4 Download Audio di sini

05. Sesi TJ Download Audio di sini


Wasiat Wasiat Manhajiyah
Bersama Al-Ustadz Muhammad As-Sarbini hafizhahullah
06. Download Audio di sini


[ Taushiyah ]

Ketika Ajal Menjemput Siapkah Anda?
01. Ba'da Magrib (Malam Ahad) Download Audio di sini


Bekal Menuju Akhirat
02. Ba'da Subuh (Ahad) Download Audio di sini


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber: ARS | SalafyMakassar*Net


Ahad, 24 Shofar 1437H ~ 06.12.2015M | Masjid Agung Nur Sulaiman, Banyumas | Bersama Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawy hafizhahullah

-- Download audio | Mp3 versi 24 Kbps --

[ Kajian Tematik ]

Mengenal Islam Lebih Dalam
01. Sesi 1 Download Audio di sini

02. Sesi 2 Download Audio di sini

03. Sesi TJ Download Audio di sini


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber: ARS | Tasjilat Al Faruq Purwokerto { AlFaruq*Net }

Dipublikasikan oleh: WA Forum Berbagi Faidah & AlFawaaid•Net


Kamis, 10 Desember 2015

Vonis Ikhwanul Muslimin Kelompok Yang Sesat Dan Menyesatkan !



Kabar Menggembirakan untuk Ahlus Sunnah wal Jama'ah Dan Kesedihan dan Kedukaan untuk Ahlut Tahazzub wal Bid'ah
 Buku-buku para pembesar kelompok Ikhwanul Muslimin telah DITARIK dari peredaran di Kerajaan Saudi Arabia.

  Kementerian Tinggi Pendidikan Kerajaan Saudi Arabia telah mengumumkan untuk segera menarik buku-buku tokoh-tokoh Ikhwanul Muslimin dari peredaran. Yakni buku-buku yang sangat berbahaya yang ditulis oleh:

1⃣ Sayyid Quthb
Seseorang yang berpandangan bahwa umat Islam telah murtad dari kalimat Laa ilaaha illallaah, dan bahwa masjid-masjid yang ada di masa ini adalah tempat peribadatan jahiliyah.

2⃣ Muhammad Quthb
Orang yang telah mempromosikan buku-buku saudaranya (Sayyid Quthb) di Kerajaan Saudi Arabia.

3⃣ Yusuf Al-Qaradhawi
Orang yang memuji Yahudi dan mengatakan, "Kami berangan-angan negeri kami menjadi seperti negeri mereka (Yahudi)."
Dia juga mengatakan ketika Yahudi mendapatkan 99% suara dalam pemilu, "Seandainya Allah menawarkan diri-Nya kepada seluruh penduduk bumi maka Dia tidak akan mencapai prosentase suara sebanyak ini."

4⃣ Hasan al-Banna
Orang yang berbaiat kepada empat thariqah Shufiyyah dan mengatakan dalam perkumpulan-perkumpulan bid'ah mereka, "Sang Nabi telah hadir dan telah memaafkan semua orang atas semua kejadian yang telah lewat dan berlalu."

5⃣ Abul A'la al-Maududi al-Hindi
Orang yang mencela para nabi Allah; Musa, Yunus, Yusuf, dan Muhammad 'alaihimus shalaatu was salaam.
Dia juga membuat orang lain ragu terhadap hadits-hadits Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam, membuat orang ragu terhadap peristiwa keluarnya al-Masih ad-Dajjal, ia menjadikan masalah politik dan khilafah lebih besar dibandingkan Dakwah kepada Tauhid.

Beserta nama-nama lainnya dari kelompok Ikhwan Muslimin.

 Sungguh telah benar al-'Allamah Muhammad Hamid al-Faqiy rahimahullaah yang hidup semasa dengan mereka, beliau katakan tentang mereka, "Khawwaanul Muslimin (para pengkhianat kaum muslimin)."

Ya Allah, jagalah kerajaan ini dan pemerintahnya dengan penjagaan-Mu. Dan lindungilah kerajaan ini dari kejahatan orang-orang jahat dan makar orang-orang fajir, dari permusuhan orang-orang kafir, ahlul bid'ah, dan orang-orang fasik.

~~~~~~~~~~~
 80 kitab karya tokoh-tokoh Ikhwanul Muslimin telah DITARIK dari peredaran.
 Para pengusung paham Ikhwanul Muslimin DILARANG mengajar.

••••••••••••••••
 Majmu'ah Manhajul Anbiya
 Channel Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya

Wasiat al Imam Sufyan Ats tsauri Rahimahullah


Untaian wasiat nan indah dari Sufyan As Tsauri rahimahullah
 Siapa yang tak kenal dengan Sufyan As Tsauri, pemimpin ulama  pada zamannya. Beliau memilki nama lengkap Sufyan bin Said bin Masruq As Tsauri.

 As Tsauri sendiri adalah nisbat kepada Tsaur bin Abdu Manaat bukan Tsaur Hamdan. Beliau dilahirkan pada tahun ke 97 hijriyah di kota Kufah.
.
 Nasihat dan ilmu beliau selalu terkenang dan tergoreskan dengan tinta emas, semoga Allah merahmati beliau dengan rahmat yang luas. Al Imam Sufyan Atsauri  pernah menulis sepucuk surat wasiat kepada Abbad bin Abbad AlKhowash yang tertera berikut ini :

Amma Ba’du’.

“ Sesungguhnya engkau berada pada zaman dimana para Sahabat Nabi akan meminta perlindungan apabila menjumpai zaman tersebut. Padahal mereka adalah orang – orang yang memiliki ilmu yang  tidak ada pada kita, serta mempunyai andil yang besar yang kita pun alpa darinya.

✔Lantas bagaimana, ketika kita mendapatkan zaman ini, dengan ilmu yang sedikit, dan kesabaran yang kurang, serta minimnya para pendukung kebaikan, disertai pula  dengan kerusakan yang ada pada manusia dan keburukan dunia?

✔Maka hendaknya engkau kembali kepada para salaf , dan berpegang teguhlah  dengannya. Dan wajib atasmu untuk menahan diri dari popularatis, karena pada zaman ini dibutuhkan seseorang yg menyembunyikan amalannya.

✔Dan asingkan dirimu serta kurangilah dari bergaul bersama manusia. Dahulu para salaf apabila bertemu satu dengan yang lainnya saling memberikan manfaat, adapun pada hari ini, itu semua telah sirna. Maka yang selamat, menurutku adalah meningggalkan untuk tidak banyak bergaul bersama manusia.

✔ Dan berhati – hatilah dari mendekati  para penguasa dan bergaul bersamanya. Dan janganlah tertipu tentangnya , seperti dikatakan kepadamu : “ Dekatilah penguasa untuk memberi syafaat (bantuan ), dan membela orang yang terdzholimi, atau menolak kedzhaliman. Sungguh Itu semua adalah tipu daya iblis, yang hanya dilakukan oleh orang yang jahat dari kalangan Ahlu Quro’ ( ahli dalam bacaaan Al Qur’an ).

✔Dan telah dikatakan : “ Hati – hatilah dari fitnah seorang ahli ibadah yang bodoh, dan ahli ilmi yang jahat. Karena keduanya adalah fitnah bagi orang - orang yg terfitnah .”

✔Dan apa yang engkau dapatkan dari suatu permasalahan atau fatwa, maka peganglah dan janganlah engkau berlomba – lomba (untuk berfatwa) pada perkara tersebut.

✔ Dan hati – hatilah engkau dari menyerupai seseorang yang bangga apabila ucapannya dikerjakan atau  disebarluaskan serta  senang bila perkataannya didengar. Namun jika ucapannya ditinggalkan, dapat diketahuilah (sifat riya' nya tersebut).

✔Dan hati – hatilah engkau dari cinta terhadap kedudukan, karena seseorang yang gila akan kekuasaan ia akan lebih mencintainya  dari emas dan perak. Dan itu adalah pintu yang suram yang tidaklah bisa dilihat melainkan oleh para ulama yang kokoh.

✔Maka hati – hatilah terhadap dirimu, dan sertakanlah niat dalam tindakanmu. Dan ketauhilah, bahwa telah dekat suatu perkara yang dengannya manusia akan menginginkan kematian.

✏Wassalaam .

[Al Hilyah , 6 / 376 - 377]

Alih Bahasa :
Abul Fida أصلح الله سريرته

Salafy Tegal

Rabu, 09 Desember 2015

BERBAGAI KESESATAN, KERUSAKAN, dan BENCANA AKIBAT PERBUATAN KHAWARIJ dan TERORISME dengan berbagai bentuk dan namanya (ISIS, AL-QAEDAH, dsb)


 Oleh Asy-Syaikh DR. Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri hafizhahullah :
Perbuatan dan sepak terjang Khawarij mengandung sekian banyak kesesatan dan kerusakan yang sangat banyak,  di antaranya :

1- Membunuh orang tak bersalah, para wanita,  dan anak-anak kecil.
2- Dusta.
3- Khianat.
4- Membunuh jiwa yang Allah haramkan.
5- Bunuh diri.
6- Memberontak kepada pemerintah yang sah.
7- Menghancurkan masjid dan tempat-tempat ibadah.
8- Membunuh orang (kafir) yang ada ikatan perjanjian dan dijamin keamanannya (oleh kaum muslimin / pemerintah Islam).
9- Menyalakan api fitnah.
10- Menanam dan menebar sebab-sebab perpecahan.
11- Mencoreng nama Islam.
12- Membuat musuh-musuh Islam bergembira.
13- Memberikan kesempatan / peluang kepada musuh untuk menghancurkan negeri-negeri kaum muslimin dan melecehkan agama Islam.
14- Melemahkan negara-negara Islam.
15- Masuk ke dalam barisan para ahlil bid'ah.
16- Menentang Allah dan Rasul-Nya dengan dia menentang pemerintah.
17- Mencabut tangan dari ikatan ketaatan (kepada pemerintah Islam).
18- Mengkafirkan kaum muslimin.
19- Mencincang jenazah.
20- Mencuri harta shadaqah dan zakat kaum muslimin.
21- Membakar dengan api.
22- Menyebarkan kejahilan (kebodohan tentang agama)  dan memerangi ilmu dan para pengemban ilmu.
23- Durhaka kepada orang tua.
24- Mencela Sunnah dan Ahlus Sunnah.
25- Menyerupai kaum wanita.
26- Perampokan.
27- Kecurangan/Pengkhianatan.
28- Mendominasi negeri-negeri kaum muslimin.
29- Sangat keras memerangi Negeri Haramain dan negara-negara teluk.
30. Membuka jalan bagi musuh untuk menjajah negeri-negeri kaum muslimin.

 dan berbagai bencana lainnya.

 Masing-masing poin di atas membutuhkan penjelasan luas.  Namun bukti-buktinya sangat banyak.

 sumber
@almadani_k

•••••••••••••••••••••
 Majmu'ah Manhajul Anbiya

Selasa, 08 Desember 2015

ILMU YANG WAJIB DIPELAJARI OLEH SETIAP MUSLIM

Tanya :
"Seberapa kadar yang cukup dari fiqh dan ilmu yang dipelajari oleh seorang muslim dalam kehidupannya?"
 Jawab :
"Ilmu ada dua macam,
 Ilmu yang bersifat darurat (mendesak/harus), yaitu ilmu yang dengannya agama seorang muslim bisa lurus. Yakni,
▫ Aqidahnya,
▫ Shalatnya,
▫ Zakatnya,
▫ Puasanya, dan
▫ Hajinya.
Ini harus. Setiap muslim harus mempelajari lima rukun Islam tersebut. Harus mempelajarinya,  memahami makna-maknanya,  dan mengamalkannya.

 Ini semua dijabarkan dan dijelaskan di kitab-kitab kecil. Alhamdulillah. Tidak sulit untuk menghafal dan mengulang-ulangnya. Karena kitab-kitab tersebut ringkas,  bermanfaat,  dan mudah.
 Maka tidak boleh bagi seorang muslim kecuali dia harus mempelajari Rukun-rukun Islam.

 Adapun ilmu-ilmu tambahan, seperti ilmu tentang waris, jual beli, qadha',  hukum-hukum nikah,  dll. Maka itu hukumnya FARDHU KIFAYAH, apabila ada sejumlah orang yang mencukupi sudah melakukannya maka gugurlah dosa dari yang lainnya. Namun kalau ditinggalkan oleh semua,  maka semuanya berdosa.
 Jadi harus ada sekelompok orang yang mempelajarinya sehingga mereka menjadi rujukan bagi kaum muslimin dalam perkara-perkara tersebut yang itu dibutuhkan oleh kaum muslimin.

 Adapun ilmu jenis pertama, maka itu hukumnya FARDHU 'AIN atas setiap muslim."

sumber : https://telegram.me/fawzaan

•••••••••••••••••••
 Majmu'ah Manhajul Anbiya
 https://telegram.me/ManhajulAnbiya