Senin, 31 Maret 2014

DAKWAH INI MAU DI BAWA KEMANA ?

 (Membongkar Makar Abu Hanifah Ibnu Yasin Bekasi)

Pada makalah ini kami akan membuktikan kepada pembaca bahwa manhaj dakwah yang dibawa oleh Dzulqarnain, Abdul Barr, Hanan Bahanan, Abdul Mu’thi Al Maidany, Munajat Darul Fitnah Yogyakarta dan kawan-kawan mereka benar-benar manhaj luas yang amat sangat berbahaya bagi Salafiyin dan dakwahnya. Padanya merupakan upaya untuk menghancurkan sekat pemisah Al Wala’ wal Bara’ yang sebelumnya sangat jelas memisahkan antara Ahlussunnah dengan hizbiyyah menjadi manhaj campurbaur tanpa pembatas bahkan mengumpulkan musuh-musuh dakwah Ahlussunnah di dalam barisannya untuk bersatupadu menggembosi dan memerangi Salafiyin dan dakwahnya.
Sesungguhnya kami tidak peduli siapapun dan sebesar apapun gelar dan jabatan pembela mereka seperti yang selama ini mereka dengung-dengungkan karena sesungguhnya kami, anda dan semuanya memiliki posisi yang sama di depan kebenaran, harus tunduk patuh dan rujuk kepadanya. Kita mencintai seluruh ulama Ahlussunnah dan tentu saja kebenaran yang harus lebih kita cintai.
ulama siapa yang mengoreksi dan merekomendasi tulisannya
Gambar 1. Screenshot Andri Madsa berkicau tentang kedekatannya Dzulqarnain dengan para ulama hafizhahumullah.
Pada makalah sebelumnya kita telah membeber dan membahas bukti-bukti hubungan dekat jejaring MLM Dzulqarnain dengan Hajuriyun. Nah sekarang kita akan membeber bukti-bukti bahwa bahayanya jaringan MLM Dzulqarnain bukanlah bualan semata!!
Kita akan menyaksikan sepak terjang Halabiyun Ibnu Yasin, salah satu anggota team kafilah Dzulqarnain Al Makasari pada jalsah Mekah dan Ma’bar yang memperjuangkan Rodja, hubungan istimewanya dengan Dzulqarnain dan saudaranya, Hanan Bahanan dan para asatidzah lainnya dalam jaringan MLM mereka, serta bagaimana dengan status kedekatan tersebut dia dengan bebas bisa keluar masuk ke markas-markas Ahlussunnah di Yaman untuk berhubungan dengan link-link MLM (Mutalawwin La’aab Makir) di sana bahkan bisa satu tenda dengan Asy Syaikh Abdurrahman Al Mar’i pada musim haji yang lalu!!!
Kita tidak mengatakan bahwa Halabiyun Ibnu Yasin ini adalah penyusup karena pada kenyataannya, semua tindak tanduknya, pembelaan dan wala’nya kepada Halabiyun serta upayanya masuk menyelusup ke berbagai lini jaringan MLM Dzulqarnain benar-benar tidak ada darinya yang ditutup-tutupi, disamarkan apalagi dirahasiakan. Ibnu Yasin tetap aktifitasnya secara terbuka menampilkan diri ke ruang publik sebagai Halabiyun dan di saat yang bersamaan dia juga memamerkan kehangatan dan kenyamanan dirinya di dalam lingkaran team elite MLMnya Dzulqarnain Al Makasari.
Berikut ini beberapa catatan harian (tidak semua yang ada kami copas di sini) yang ditulis sendiri ke ruang publik oleh Abu Hanifah Ibnu Yasin di status facebooknya agar dibaca oleh pemirsa:
1. Tanggal 5 & 7 September 2011….
Halabiyun Ibnu Yasin bersama duo dedengkot puncak Halabiyun
Gambar 2. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin bersama duo dedengkot puncak Halabiyun Turatsiyun, Yazid Jawas dan Abdul Hakim Abdat di rumah mereka.
2. Sebulanan kemudian, tanggal 31 Oktober 2011
Halabiyun Ibnu Yasin bersama status ABI di akun facebooknya
Gambar 3. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin bersama status ABI di akun facebooknya
3. Disusul dengan beberapa postingan dari ABI Makasar lalu..
Tanggal 11 Januari 2012 ….
Halabiyun Ibnu Yasin memposting situs Halabiyun salam dakwah
Gambar 4. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin memposting situs Halabiyun salam dakwah
4. Tanggal 27 Januari dan 20 Pebruari 2012…
Halabiyun Ibnu Yasin memposting acara besar Halabiyun Rodja
Gambar 5. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin memposting acara besar Halabiyun Rodja
5. Tanggal 21 Pebruari 2012…
Halabiyun Ibnu Yasin membela doktor Ibrahim Ar Ruhaily
Gambar 6. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin membela doktor Ibrahim Ar Ruhaily dan kebersamaan Syaikh Abdurrazzaq dengan Turatsiyun Halabiyun
6. Melalui status Hanan Bahanan, tanggal 25 Juli memproklamirkan kepada dunia rencana keberangkatan team Qurtubi travelnya ke tanah suci
team Jalsah Mekah dan Ma’bar
Gambar 7. Screenshot team Jalsah Mekah dan Ma’bar
7. Tanggal 29 Juli 2012 Kafilah Qurtubi berangkat ke Mekah untuk memperjuangankan Rodja melalui status Hanan Bahanan dan Qurtubi Tour Travel
Qurtubi Travel mengumumkan keberangkatannya team MLM
Gambar 8. Screenshot Qurtubi Travel mengumumkan keberangkatannya team MLM yang dipinpin oleh Dzulqarnain Al Makasari
8. Tanggal 30 Juli 2012….
Halabiyun Ibnu Yasin ditengah-tengah kehangatannya bersama para dedengkot MLM ketika di Shon’a
Gambar 9. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin ditengah-tengah kehangatannya bersama para dedengkot MLM ketika di Shon’a
9. Tanggal 31 Juli dan 1 Agustus 2012….
duo sejoli, Halabiyun Ibnu Yasin dan Hanan Bahanan
Gambar 10. Screenshot duo sejoli, Halabiyun Ibnu Yasin dan Hanan Bahanan
10. Tanggal 2 Agustus 2012….
duo sejoli, Halabiyun Ibnu Yasin bersama Jafar Salih
Gambar 11. Screenshot duo sejoli, Halabiyun Ibnu Yasin bersama Jafar Salih
11. Pada status Hanan Bahanan tertanggal 13 Agustus 2012 yang menceritakan perjalanan pulangnya ke tanah air dari Yaman
Halabiyun Ibnu Yasin dapat order jemput antuma dan salam untuk Dzulqarnain
Gambar 12. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin dapat order jemput antuma dan salam untuk Dzulqarnain
12. Pada status Hanan Bahanan 1 September 2012 Halabiyun Ibnu Yasin menegaskan sendiri kehadirannya pada jalsah tersebut:
Wallahi ana hadir dalam pertemuan tersebut, ana tau hasil dari pertemuan tersebut, ana paham bahasa arab, ana memiliki rekaman pertemuan tersebut..
Gambar 13. Screenshot …Wallahi ana hadir dalam pertemuan tersebut, ana tau hasil dari pertemuan tersebut, ana paham bahasa arab, ana memiliki rekaman pertemuan tersebut,…
13. Pada status Hanan Bahanan tanggal 4 September 2012
silakan minta rekamannya kepada Riswan Ust Dzulqornain
Gambar 14. Screenshot silakan minta rekamannya kepada Riswan/Ust Dzulqornain, silakan datang ke rumah ana…gratis…gak netes-netes sampai akhirnya bocor sendiri sebagai saat ini yang beredar.
14. Tanggal 20 November 2012…
Halabiyun Ibnu Yasin sebarkan virus Rodja dengan hiasan penerbit dan situs hizbinya
Gambar 15. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin sebarkan virus Rodja dengan hiasan penerbit dan situs hizbinya
15. Di hari yang sama, tanggal 20 November 2012….
Halabiyun Ibnu Yasin sebarkan virus Rodja dengan hiasan penerbit dan situs hizbinya 2
Gambar 16. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin sebarkan virus Rodja dengan hiasan penerbit dan situs hizbinya
16. Tanggal  Desember 2012
di status Hanan pasca dibongkarnya acara dauroh Ali Basuki bersama Halabiyun Badrimin di Bali
Gambar 17. Screenshot di status Hanan pasca dibongkarnya acara dauroh Ali Basuki bersama Halabiyun Badrimin di Bali pada makalah http://tukpencarialhaq.com/2012/12/15/jejaring-salafy-goncang-menggoncang-salafy/
Halabiyun Ibnu Yasin menceritakan tingginya intensitas kegiatan Al Mukarram Asy Syaikh Dzulqarnain selama di hotel, pesawat dan di depan Syaikh Rabi’…ternyata bukan membahas makar besar Halabiyun (wong mereka temannya sendiri) tapi hanya disibukkan membahas sosok yang ustadz-pun bukan!!! Allahul musta’an.
17. Tanggal 12 Desember 2012….
Ketua Kelas Halabiyun -Al Halaby- dan dedengkotnya -Firanda- di wajah face Halabiyun Ibnu Yasin
Gambar 18. Screenshot Ketua Kelas Halabiyun (Al Halaby) dan dedengkotnya (Firanda) di wajah/face Halabiyun Ibnu Yasin
18. Tanggal 15 Desember 2012 seusai jalsah Mekah, Halabiyun Ibnu Yasin di status Halabiyun Aphay Al Bakasi menguatkan kebohongan publik yang dilancarkan Jafar Salih bahwa Asy Syaikh  Rabi’ tidak mentahdzir Rodja!!!
demi Rodja, MLM siap berdusta kepada kita semua!!
Gambar 19. Screenshot demi Rodja, MLM siap berdusta kepada kita semua!!
19. Tanggal 30 Januari 2013….
Halabiyun Ibnu Yasin membela Ar Ruhaily
Gambar 20. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin membela Ar Ruhaily
20. Tanggal 31 Maret 2013 mencopas dari stus sesama Halabiyun acara Rodja
Ibnu Yasin posting kegiatan Halabiyun dari situs Halabiyun lainnya
Gambar 21. Ibnu Yasin posting kegiatan Halabiyun dari situs Halabiyun lainnya
Contoh isi situs Turatsi tersebut:
Dauroh Tokyo bersama dedengkot Halabiyun Irsyadiyun Yazid Jawas
Gambar 22. Dauroh Tokyo bersama dedengkot Halabiyun Irsyadiyun Yazid Jawas
21. Tanggal 10 April 2013….
Halabiyun Ibnu Yasin elu-elukan dedengkot Halabiyun Rodjaiyun Firanda yang menjadi pengajar resmi di Masjid Nabawi
Gambar 23. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin elu-elukan dedengkot Halabiyun Rodjaiyun Firanda yang menjadi pengajar resmi di Masjid Nabawi
22. Tanggal 3 Mei 2013….
Halabiyun Ibnu Yasin promosi Radio Rodja 756AM
Gambar 24. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin promosi Radio Rodja 756AM
23. Tanggal 7 Mei 2013 sebagai pejabat elite MLM Dzulqarnain, Halabiyun Ibnu Yasin umumkan susunan kepanitiaan Daurah Syaikh Utsman As Salimi dan Syaikh Abdullah Al Mar’i….
Halabiyun Ibnu Yasin umumkan Jafar Salih dkk sebagai panitia daurah Masyaikh Yaman
Gambar 25. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin umumkan Jafar Salih dkk sebagai panitia daurah Masyaikh Yaman
24. Tanggal 9 Mei 2013….
Halabiyun Ibnu Yasin Membela Mubtadi’ Yahya Al Hajury
Gambar 26. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin Membela Mubtadi’ Yahya Al Hajury
25. Dan berikut bukti Abu Hanifah Ibnu Yasin menyebarluaskan tulisan Jafar Salih yang menyerang dan mencerca Al ustadz Muhammad Umar As Sewed hafizhahullah:
Ibnu Yasin posting tulisan Jafar Salih yang membantah ustadz Muhammad
Gambar 27. Halabiyun Ibnu Yasin posting tulisan Jafar Salih yang membantah ustadz Muhammad
26. Tanggal 23 Mei dan 3 Juni 2013….
Halabiyun Ibnu Yasin dalam elite lingkaran MLM serta sebarkan acara Halabiyun Rodja secara terbuka tanpa ditutup-tutupi
Gambar 28. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin dalam elite lingkaran MLM serta sebarkan acara Halabiyun Rodja secara terbuka tanpa ditutup-tutupi
27. Tanggal 11 Juni 2013….
duh pamer akrab sesama elite MLM
Gambar 29. Screenshot duh pamer akrab sesama elite MLM, solid di kala bertugas, kompak di kala rehat
28. Tanggal 3 Agustus 2013
keakraban manhaj gulai kambing Halabiyun Ibnu Yasin dan jaringan MLMnya dari Ma’bar
Gambar 30. Screenshot keakraban manhaj gulai kambing Halabiyun Ibnu Yasin dan jaringan MLMnya dari Ma’bar
29. Tanggal 8  Agustus 2013 memamerkan lagi eksistensinya yang menyatu di tengah-tengah santri Indonesia di Ma’bar. Siapa saja mereka? Allahu a’lam karena yang dipotret adalah kepala-kepalanya. Allahul musta’an
Halabiyun Ibnu Yasin unjuk kepala
Gambar 31. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin unjuk kepala, opor ayam dan ketupat sayur bersama kawan-kawannya di Ma’bar
30. Tanggal 16 Agustus 2013
Halabiyun Ibnu Yasin dengan statusnya sebagai team elite MLM Dzulqarnain Al makasari
Gambar 32. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin dengan statusnya sebagai team elite MLM Dzulqarnain Al makasari membuatnya bebas berkeliaran di markas Ahlussunnah
melanjutkan perjalanan ke Mekah untuk bergabung bersama….
Gambar 33. Screenshot melanjutkan perjalanan ke Mekah untuk bergabung bersama….
31. Tanggal 13 Oktober 2013….
Halabiyun Ibnu Yasin benar-benar leluasa berhehehe dekat dengan ulama Ahlussunnah
Gambar 34. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin benar-benar leluasa berhehehe dekat dengan ulama Ahlussunnah. Kehebatannya atau karena kehebatan orang-orang dekatnya?
32. Tanggal 21 Oktober 2013….
Halabiyun Ibnu Yasin unjuk kabsyi kesolidan team MLM
Gambar 35. Screenshot Halabiyun Ibnu Yasin unjuk kabsyi kesolidan team MLM, Dzulqarnain, adiknya Arif, apak Ridwan dan Haris Aceh di luar negeri!!
33. Tanggal 13 November 2013 ….
salah satu brothernya Halabiyun Ibnu Yasin di Ma’bar
Gambar 36. Screenshot salah satu brothernya Halabiyun Ibnu Yasin di Ma’bar
34. Status tanggal 3 dan 24 Maret 2014
Trio MLM dan duet maut Jafar Salih dan dedengkot Halabiyun Rodja
Gambar 37. Screenshot Trio MLM dan duet maut Jafar Salih dan dedengkot Halabiyun Rodja, Maududi disebarkan kepada umat oleh Halabiyun Ibnu Yasin
 Demikianlah beberapa kronoligis catatan manhaj yang ditulis oleh Halabiyun Ibnu Yasin, kesimpulan jelas bahwa orang ini memiliki manhaj hizbiyyah yang nyata, bukti-bukti wala’ pembelaannya terhadap Halabiyun Rodjaiyun tidak berfaidah jika didustakan.
Demikian pula hubungannya dengan Dzulqarnain, Hanan Bahanan, Jafar Salih, Haris Aceh, Na’im, Jauhari, dan jaringan mereka di Ma’bar sebagian nama-nama mereka telah disebutkan sendiri oleh Ibnu Yasin maupun Hanan Bahanan. Mereka bersatu melebur dan bahu membahu bersama segenap team MLM (Mutalawwin La’aab Makir) lainnya dalam bingkai MANHAJ YANG LAPANG, ya Manhaj Penghancur Dakwah Salafiyah.
Abu Hanifah Ibnu Yasin adalah Halabiyun Tulen
Bagi anda yang merasa belum puas dengan gulungan bukti di atas, berikut bukti “tambahan” bahwa Manhaj yang dikibarkan oleh Dzulqarnain Al makasari benar-benar Manhaj Perusak Dakwah Salafiyah yang mana di satu sisi mereka menghancurkan sekat pembatas al wala’ wal bara’ antara Ahlussunnah dengan hizbiyyah dan di sisi yang lain mereka memerangi para duat Ahlussunnah dengan menggabungkan di dalamnya orang-orang Hizbi yang rusak manhajnya!!!
Alangkah berbahayanya jalan dakwah MLM yang diserukan oleh Dzulqarnain dan kawan-kawannya ini karena dengan manhaj lapang yang mereka seru tersebut mereka (dengan baju Salafy yang dikenal orang) bisa memasukkan para hizbi khabits ke markas-markas dakwah Salafiyyah Ahlussunnah di negeri Yaman tanpa dicurigai, sehingga bisa mendekat sedekat-dekatnya dengan para ulama Ahlussunnah bahkan dimasukkan oleh La’abiyun Dzulqarnain dan kawan-kawannya dalam jalsah-jalsah khusus bersama Masyaikh Ahlussunnah seperti yang telah terjadi di Mekah dan Ma’bar!!! Lihatlah ya ikhwah bahwa hizbi yang rusak manhajnya sekaligus musuh dakwah Salafiyah sekalipun diajak untuk duduk bersama Syaikh Rabi’ & Syaikh Al Imam hafizhahullah untuk membicarakan problematika dan tantangan dakwah Salafiyah di Indonesia!!! Dari sisi yang mana Ahlussunnah bisa meyakini ketulusan mereka dalam memperjuangkan tegaknya dakwah Ahlussunnah?? Dari celah yang mana mereka bisa diharapkan untuk menyelesaikan problematika umat sementara mereka ini sendiri adalah problem manhaj lapang yang parah yang harus dihadapi oleh Ahlussunnah karena telah meruntuhkan al wala’ wal bara’ dengan menggabung orang2 menyimpang dalam barisan dakwahnya!! Lihatlah pergaulan bebas mereka! Para pendukung Hanan Bahanan, Munajat, Jafar Salih, Abu Ahmad Siraj dari kalangan Halabiyun!!
Sungguh tindakan penggembosan, pembusukan dari dalam dan penikaman dari belakang terhadap salafiyyin dan dakwahnya sebagaimana juga terbukti dari rekaman-rekaman yang lalu bagaimana Dzulqarnain telah melancarkan makar busuk dengan memberikan laporan-laporan dusta (kepada para ulama) terkait aktifitas dakwah asatidzah yang berupaya keras melindungi umat dengan membendung dan melawan kejahatan hizbiyyun dan bahkan berani berdusta di depan Syaikh Shalih Fauzan hafizhahullah. Dan itu memang konsekwensi dari manhaj lapang Dzulqarnain dan kawan-kawannya La’aabiyun yang memang lebih cocok bersama Halabiyun. Allahul musta’an.
Inilah tamparan penutup dalam makalah ini untuk La’aabiyun sekaligus sekutu dakwah mereka dari kalangan halabiyun sebagai bukti bahwa team MLM mereka, Abu Hanifah Ibnu Yasin adalah pengekor Mubtadi’ Masyhur Hasan Salman yang telah ditahdzir oleh Asy Syaikh Ahmad An Najmy rahimahullah dan Asy Syaikh Rabi’ hafizhahullah.
Halabiyun Abu Hanifah Ibnu Yasin meng-share ke segenap anggota fb-nya Syaikh yang dia kagumi:
yang saya suka …silakan diambil faidah bukti-bukti kesesatannya bagi yang mengharapkan kebaikan dan keselamatan diennya.
Gambar 38. Screenshot…yang saya suka …silakan diambil faidah bukti-bukti kesesatannya bagi yang mengharapkan kebaikan dan keselamatan diennya.
Beberapa poin kesesatan dedengkot Halabiyun Internasional, Masyhur Hasan Salman dari Markaz Al Albany Yordania, idola salah satu pejabat tinggi dakwah MLM Dzulqarnain, Abu Hanifah Ibnu Yasin dan rujukan dedengkot Halabiyun Turatsiyun Indonesia, Firanda:
rujukan Firanda Masyhur sesat
Gambar 39. Screenshot rujukan Firanda, Masyhur sesat

RINGKASAN KESESATAN MASYHUR HASAN SALMAN
1. Mensifati Abu Ghadah Al-Kautsary sebagai Al-Allamah, Al-Faqih, Al-Muhaqqiq dan Al-Bari’.
2. Mensifati Sayyid Quthub sebagai cahaya.
3. Ketika dia ditanya tentang kitab Asy-Syaikh Muqbil yang membantah Al-Qaradhawy, dia mensifati beliau sebagai orang yang terlalu keras.
4. Ketika dikabari tentang kitab Asy-Syaikh Muqbil yaitu Iskatul Kalbil Awi yang membantah Al-Qaradhawy, dia mengatakan bahwa semua kritikan terhadap Al-Qaradhawy tidak diterima.
5. Mensifati Al-Qaradhawy sebagai ulama.
6. Mensifati Adnan Ar’ur dengan mengatakan bahwa dia adalah awan ilmu yang hujannya ditunggu.
7. Mensifati Jamaluddin Al-Afghany dan Muhammad Abduh sebagai ulama mujaddid.
Halabiyun merilis sendiri pengakuan Ar Ramadhani kalau terpengaruh oleh Al Halaby dan Masyhur Hasan Salman
Gambar 40. Screenshot Halabiyun merilis sendiri pengakuan Ar Ramadhani kalau terpengaruh oleh Al Halaby dan Masyhur Hasan Salman
8. Mensifati Al-Buthy sebagai ulama.
9. Mensifati Al-Maghrawy sebagai salafy.
10. Dia mengatakan: “Siapa saja yang mengkritik Abul Hasan Al-Ma’riby maka dia pasti akan menyesal di dunia dan akherat.
11. Menyalahkan siapa saja yang menganggap bahwa Al-Ikhwan Al-Muslimun, Jama’ah Tabligh dan Khawarij sebagai kelompok sesat.
Masyhur yang sesat adalah rujukan Hizbiyun Irsyadiyun Halabiyun
Gambar 41. Screenshot Masyhur yang sesat adalah rujukan Hizbiyun Irsyadiyun Halabiyun
12. Mentahdzir siapa saja yang membagikan fatwa Asy-Syaikh Rabi’ dan Asy-Syaikh Ahmad An-Najmy.
13. Melakukan pencurian karya tulis dengan mengklaim bahwa dia sebagai penulisnya.
14. Mengadakan kedustaan atas nama Asy-Syaikh Ibnu Baz, Asy-Syaikh Al-Utsaimin dan Asy-Syaikh Al-Albany bahwa mereka berfatwa membolehkan bom bunuh diri.
15. Dia mengatakan: “Kita menetapkan mata bagi Allah, namun kita tidak menetapkan jumlahnya.”
16. Dia mengakui bahwa kebanyakan orang-orang dekatnya bukan Salafiyun, tetapi Ikhwany dan Tablighy.
17. Dia tidak beradab kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi was sallam dengan mengatakan: “Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam pada safar-safar dan berbagai peperangan, beliau tidak bisa meninggalkan wanita. Beliau memperbanyak istri dan banyak bersenang-senang dengan para istrinya…”
Masyhur rujukan Irsyadiyun Halabiyun
Gambar 42. Screenshot Masyhur rujukan Irsyadiyun Halabiyun
18. Dia mengatakan: “Asy-Syaikh Al-Utsaimin tidak banyak membaca dan tidak memiliki perpustakaan yang besar.”
19. Dia berdusta atas nama Asy-Syaikh Al-Albany bahwa beliau menetapkan bahwa Allah hanya memiliki satu mata.
20. Mencela salaf dengan menyatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang dungu, tidak bisa memahami dan tidak bisa mengerti.
21. Membolehkan bom bunuh diri, mengkafirkan rakyat Palestina dan para pelaku dosa besar.
22. Mencela Asy-Syaikh Ahmad An-Najmy dengan menyatakan: “Dia Mubtadi’ dan bukan orang yang mengikuti As-Sunnah.”
Ulama Sesat dengan gelar Ulama Besar Timur Tengah
Gambar 43. Screenshot Ulama Sesat dengan gelar Ulama Besar Timur Tengah
23. Membela Abu Ishaq Al-Huwainy.
24. Mencela Shahih Muslim sebagai kitab yang berisi kontradiksi.
25. Asy-Syaikh Rabi’ hafizhahullah mengatakan tentang Masyhur: “Dia adalah seorang Ikhwany dan sampai sekarang tetap Ikhwany.”

Link lainnya:
http://elmanhaj.jeeran.com/roudoudantiothers.htm

Demikianlah uraian bukti-bukti kejahatannya.
salah satu karya tulis yang membongkar kejahatan dan kesesatan Masyhur Hasan Salman
Gambar 44. Screenshot salah satu karya tulis yang membongkar kejahatan dan kesesatan Masyhur Hasan Salman

Link download:

Adakah upaya melawan dan memerangi pengibar manhaj lapang MLM Dzulqarnain dan kawan-kawannya yang menggabungkan hizbi khabits dan orang-orang bermanhaj rusak yang mengidolakan dedengkot hizbi kelas dunia yang rusak lagi sesat adalah persoalan pribadi dari si Hasid dan pemilik dendam wahai Khidir bin Muhammad As Sunusi???????!!!
Ataukah ucapanmu itu tak lebih dari rintihan putus asa, bualan yang menggelembung besar dari bunglon-bunglon manhaj yang tak lagi punya pegangan dan hujjah secara ilmiyah untuk membantah??
Adapun hanya mengeluarkan cacian, umpatan dan cercaan semisal situs ini adalah situs setan, maka dari sisi mana bobot ilmiyahnya yang bisa dipertanggungjawabkan di depan umat sebelum di hadapan Allah kelak?
Maka apakah Pelita Manhaj Bunglon kalian (siapakah pemiliknya wahai Danang Gotanon Karanganyar? Dan siapa pula penulisnya yang terlibat wahai Samsul Buton yang di Depok??!!) akan tetap berlagak pilon untuk terus membuta babi membela Dzulqarnain  dan manhaj lapang yang dibawanya sembari berteriak-teriak “Orang gak bersalah kok disuruh tobat” yang hanya menunjukkan betapa parah dan dungunya dalam berhujjah secara ilmiyah???!
Gaya pilon Pelita Bunglon untuk menolak tahdziran para ulama Ahlussunnah
Gambar 45. Gaya pilon Pelita Bunglon untuk menolak tahdziran para ulama Ahlussunnah, bukankah demikian wahai Samsul Buton yang di Depok?
Kalau bergabung dengan hizbi dan orang-orang sesat lagi menyimpang semacam ini serta bersatupadu bersamanya dalam memerangi Salafiyin bukanlah sebuah kejahatan (dan kami tidak menghaluskannya sebagai sebuah kesalahan) maka kami sungguh tidak tahu lagi apa itu kejahatan!!
Bukankah kenyataan yang harus kalian terima bahwa Asy Syaikh Muhammad bin Hadi telah “sejak lama” mentahdzir Dzulqarnain tanpa beliau harus menyandarkan kepada laporan asatidzah ?? Terimalah kenyataan bahwa telah sejak lama kedua tanduknya Dzulqarnain patah bagi Asy Syaikh Muhammad bin Hadi dan rusak namanya di sisi Asy Syaikh Abdullah Al Bukhary wahai La’aabiyun??
Simaklah dengan seksama tanpa beliau menyandarkan sama sekali kepada tahdziran Syaikh Rabi’ terhadap Dzulqarnain yang selama ini kalian persoalkan:
atau download di sini
Jadi bertaubatlah kepada Allah atau…jawablah sekarang dengan hilah yang kalian miliki wahai La’aabiyun!! Allahul musta’an

http://tukpencarialhaq.com/2014/03/30/manhaj-bunglon-dzulqarnain-dkk-manhaj-penghancur-dakwah-salafiyah-membongkar-makar-abu-hanifah-ibnu-yasin-bekasi/

KEISTIMEWAAN DAKWAH SALAFIYAH


Oleh : Syekh Abdurahman Al Adeni
Dakwah ahlus sunah di masa dahulu dan yang akan datang adalah dakwah tauhid, dakwah sunah, dakwah yang menyeru untuk berpegang teguh dengannya. Dakwah yang menghilangkan syirik, bidah, dan hawa nafsu. Dakwah yang mengajak masyarakat ke negeri yang aman dengan menanamkan kecintaan pada tauhid dan sunah dalam hati-hati mereka, dan memperingatkan mereka dari bidah dan hawa nafsu.
Termasuk dari keistimewaan dakwah ahlus sunah adalah tidak hanya memperingatkan dari bidah, hawa nafsu, dan kebatilan secara umum, tapi juga memperingatkan dari para pelaku bidah dan hawa nafsu. Akan tetapi, penanganan perkara ini dipegang oleh para ulama cendekia yang mengumpulkan antara ilmu dan takwa. Dengan peran mereka, alhamdulillah, pendirian kita kokoh tatkala banyak fitnah, ujian dan musibah. Tauhid dan sunah diajarkan, bidah dan hawa nafsu diperingatkan darinya.
Termasuk perkara yang paling dikhawatirkan Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wasalam kepada kita adalah bidah dan hawa nafsu, sebagaimana sabda beliau,
(( إن ممّا أخاف عليكم بعدي بطونكم وفروجكم ومضلات الأهواء ))
"Sesungguhnya perkara yang aku khawatirkan pada kalian setelah wafatku adalah perut-perut kalian, kemaluan-kemaluan kalian dan kesesatan hawa nafsu."(HR Ahmad)
Demikian juga dari doa Nabi shalallahu 'alaihi wasalam,
(( اللهم جنبنا منكرات الأخلاق والأعمال والأهواء والأدواء ))
"Ya Allah jauhkanlah kami dari kerusakan akhlak, amalan, hawa nafsu dan penyakit." (HR At Tirmidzi)
Sejak dahulu Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wasalam memerangi bidah dan pelakunya sebagaimana disebutkan dalam banyak hadits. Oleh karena itulah, mari kita peluk manhaj ini, manhaj nabawi, manhaj salafi.
Para pelaku tauhid dan sunah direkomendasi, sedangkan para pelaku bidah dan penyimpangan dikritik, dicela, dan diwaspadai, hal ini adalah bagian dari dakwah ahlu sunah. Sejak dahulu hal ini digunakan sebagai benteng yang menjaga kaum muslimin dari bidah dan hawa nafsu. Tatkala muncul sikap bermudah-mudahan dalam hal ini, maka tanpa Anda sadari seorang penuntut ilmu yang mengerti tauhid dan sunah terjatuh dan tergelincir dalam perjalanannya, disebabkan tidak ada sikap pembeda disisi kebanyakannya mereka.
Wahai saudaraku, hendaknya kita mengambil pelajaran, Al Imam Baihaqi terpengaruh dengan Ibnu Fauroh dan mengambil darinya paham as'ariyah. Ibnu 'Aqil disebabkan karena teman duduknya, menjadi berpaham mu'tazilah. Ya'qub bin Syubah disebabkan teman duduknya menjadi berpandangan netral dalam Al Quran. Al Imam Abdurazaq As Shon'ani disebabkan Jafar bin Abi Sulaiman Ad Dubai, menjadi mengambil paham syiah darinya. Demikianlah, hendaknya seorang pelaku sunah berhati-hati dari bermajelis dengan pelaku bidah dan hawa nafsu.
Termasuk dari manhaj ahlus sunah adalah memperingatkan dari pelaku bidah dan hawa nafsu. Dan jika ada tuntutan kemaslahatan, maka perlu untuk menyebutkan nama tokoh-tokoh bidah dan hawa nafsu ketika memperingatkan dari mereka. Agar diwaspadai kejahatan mereka dan ditampik fitnah mereka. Yang demikian ini juga dari manhaj ahlus sunah wal jamaah.
Penuntut ilmu hendaknya berhati-hati untuk masuk pada perkara yang dia tidak membutuhkannya. Alhamdulillah, para ulama dan para penasihat yang jujur telah mencukupi kita. Wahai saudara-saudaraku, sesungguhnya perkara ini pelakunya berada di antara sikap berlebih-lebihan dan bermudah-mudahan. Dan yang diinginkan adalah sikap pertengahan, sebagaimana firman Allah:
{( وَكَذَلِكَ جَعَلنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا )}
"Demikianlah Kami jadikan kalian umat pertengahan" (QS. Al Baqorah :143 )
Tidak semua orang yang menyeru dengan Jarh Wa Ta'dil beruntung. Bagi kita pelajaran dari perjalanan Mahmud Al Hadad, bagi kita pelajaran dari perjalanan Falih Al Harbi, dan bagi kita pelajaran dari kelanjutan Al Hajuri. Bagi kita juga pelajaran dari perihal Ahmad Syaibani dan Shaleh Bakri di Yaman dan yang lainnya. Bab perkara ini berbahaya, hendaknya kita melazimi takwa kepada Allah.
Dan wajib bagi kita untuk mengikuti langkah-langkah para ulama kita, dan mengambil faedah dari manhaj dan metode mereka. Alhamdulilah, pondok ini dengan izin Allah, seperti pondok-pondok ahlu sunah yang lainnya berjalan diatas jalan yang terang dan jelas. Mementingkan ilmu syar'i, tauhid, dan sunah, dan memperingatkan dari bidah dan hawa nafsu. Dan tidak mengapa untuk saling menasihati, bahkan merupakan kewajiban untuk memperingatkan dari pelaku bidah dan hawa nafsu.
Tidaklah bidah itu terbatasi dengan bidah jahmiyah, mu'tazilah, murjiah, as'ariyah, syiah rafidhah dan sufiyah saja. Tidak, bahkan sekarang ini bidah banyak, sangat benar yang disabdakan Nabi shalallahu 'alaihi wasalam,
(( افترقت اليهود على إحدى وسبعين فرقة، وافترقت النصارى على اثنتين وسبعين فرقة، وستفترق هذه الأمة على ثلاث وسبعين فرقة، كلها في النار إلا واحدة ))
"Yahudi terpecah menjadi 71 golongan, dan Nasrani terpecah menjadi 72 golongan, dan umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan dan semuanya di neraka kecuali satu golongan" (HR Ahmad, Abu Daud Tirmidzi dan lainnya)
Siapakah golongan yang selamat ini? Mereka adalah orang-orang yang berjalan di atas jalan Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam dan para Sahabatnya radhiyallah'anhum. Maka selalu saja bidah dan hawa nafsu ada sampai zaman kita ini. Demikianlah, dengan rasa persaudaraan, dan saling menasihati kita bekerja sama seluruhnya untuk tetap kokoh diatas kebaikan ini.
Janganlah masuk ke bab Jarh Wa Ta'dil kecuali jika Anda punya keahlian yang mencukupi padanya, dan bertakwalah kepada Allah. Bukanlah permasalahannya berbasa-basi dengan seseorang, mencari keridaan seseorang atau menghindar dari kemarahan seseorang. Karena Anda nantinya akan berdiri dihadapan Allah yang akan menanyakan kepada Anda perkara yang kecil dan besar, dan menperhitungkan amalan walaupun sekulit ari. Sangat benar Allah dalam firman-Nya,
{( وَوُضِعَ الكِتَابُ فَتَرَى المُجْرِمِين مُشْفِقِين مِمَّا فِيْه وَيَقُولُونَ يَوَيلَتَنَا مَالِ هَذَا الكِتابِ لاَ يُغَادِرُ صَغِيْرةً وَلاَ كَبِيْرَةً إِلَّا أَحْصَهَا )}
"Dan diletakkanlah kitab, maka engkau melihat orang-orang yang berbuat dosa ketakutan dengan isinya dan berkata, "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan hal kecil dan besar, melainkan mencatat semuanya." (QS. Al Kahfi :49)
Berhati-hatilah dari sikap zalim dan berlebih-lebihan, dan berhati-hatilah dari sikap lembek dan bermudah-mudahan. Mari kita bekerja sama semuanya di pondok ini, demikian juga di seluruh pondok-pondok ahlus sunah, untuk tetap kokoh di atas dakwah yang murni dan bersih. Yang berada padanya para ulama zaman sekarang dan terdahulu, para salafus shalih. Manhaj yang dipetik dari kitab Allah dan sunah Nabi-Nya shalallahu 'alaihi wasalam.
Kita memohon kepada Allah untuk melapangkan dada-dada agar
menerima kebenaran, dan menganugerahkan kekokohan sampai ketika meninggalkan dunia, sesungguhnya Dia Maha Mendengar doa-doa.
✏ Alih bahasa: Abu Abdillah Zaki Ibnu Salman
(Salah satu thulab di Darul Hadist Fuyus, Yaman)

HUKUM BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN AYAT-AYAT AL QUR'AN 3


📥 Kisah tersebut diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam kitabnya "Raudhatul 'Uqala" dan juga Abu Nu'aim dalam kitabnya "Al Hilyah" dan juga terdapat dalam kitab "Jawaahir Al Adab" dan kitab "Tahta Al Mijhar"
🔎 Selanjutnya mari kita lihat kalam ulama tentang keabsahan kisah ini:
. Syaikh Muqbil_rahimahullah menghukumi bahwa kisah ini tidaklah shahih.
. Syaikh 'Abdul 'Aziz As Sadhaan dalam kitabnya yang bagus "Tahta Al Mijhar" hal 122, beliau berkata: "Tidaklah diragukan lagi bahwa kisah ini adalah kisah yang bathil dari berbagai sisi:
📌a. Seluruh ulama yang menulis biografi Ibnul Mubarak, tidak satu pun dari mereka menyebutkan kisah Ibnul Mubarak bersama wanita itu.
📌b. Terlihat pada kisah tersebut hal yang dibuat-buat pada soal jawabnya.
📌c. Tidak adanya pengingkaran dari Ibnul Mubarak terhadap perbuatan wanita tersebut, padahal terkhushus dikalangan para ulama, mereka telah melarang untuk berbicara hanya dengan ayat-ayat Al Qur'an saja.
. Keadaan sanadnya lemah sekali. Di dalam sanadnya terdapat perawi yang bernama Muhammad bin Zakaria Al Ghallaby. Berkata Al Imam Ad Daruquthny tentang perawi ini: "dia tertuduh suka membuat hadits palsu." Berkata Ibnu Hibban tentangnya: "dia meriwayatkan dari perawi yang tidak jelas keadaannya."

🔎 Bagaimana Hukum Permasalahan ini
. Syaikh Ibnu Baz_rahimahullah, pernah ditanya tentang hukum berbicara dengan menggunakan ayat-ayat Al Qur'an, misalnya apabila ada seseorang memberikan salam, maka dia menjawab:
{سَلَامٌ قَوْلًا مِنْ رَبٍّ رَحِيمٍ}
"(Kepada mereka dikatakan): "Salam", sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang." [QS. Yaasin: 58]
Sebagaimana yang dilakukan oleh seorang wanita dalam kisahnya bersama Ibnul Mubarak.
 Maka Syaikh Bin Baz menjawab:
Sesuatu yang sudah maklum dikalangan para ulama adalah tidak sepantasnya menjadikan Al Qur'an sebagai pengganti kalam manusia. Karena kalam (manusia) punya kedudukan sendiri dan demikian pula Al Qur'an. Paling sedikitnya dari sisi hukum adalah makruh.
Hendaknya dia menjawab salam dengan cara yang wajar, sebagaimana dahulu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan para shahabatnya mencontohkannya, mereka ketika memberikan salam: "Assalamu 'alaikum warahmatullah" [Majmu' Fatawa Syaikh Bin Baz: 24/383].
. Berkata Syaikh Al 'Utsaimin_rahimahullah dalam kitabnya "Syarah Muqaddimnah At Tafsir hal 144":
Dari sini, maka kita ketahui kesalahan pujian terhadap wanita yang dijuluki "Wanita berbicara dengan Al Qur'an". Dalam kitab "Jauhar Al Adab" padanya ada seorang wanita yang tidaklah berbicara melainkan dengan Al Qur'an. Katanya, dia sejak 40 tahun tidak berbicara melainkan berbicara dengan Al Qur'an, karena takut akan turun murka Ar Rahman. Saya anggap perbuatan dia adalah suatu kekeliruan, karena dia menginterpretasikan Al Qur'an tidak sesuai dengan apa yang Allah inginkan.
 Berkata Syaikh Al 'Utsaimin dalam kitabnya "Asy Syarhul Mumthi' 6/531":
Para ulama telah berpendapat tentang haramnya menjadikan Al Qur'an sebagai pengganti kalam (manusia). Saya melihat ketika masih masa sekolah, sebuah kisah dalam kitab "Jauhar Al Adab" seorang wanita tidak berbicara melainkan dengan Al Qur'an, maka manusia pun terheran-heran. Dikatakan kepada mereka: bahwa dia tidak berbicara melainkan dengan Al Qur'an semenjak 40 tahun, karena takut akan turun padanya murka Ar Rahman.
Maka kami katakan: wanita itu telah melakukan kekeliruan, karena Al Qur'an tidak boleh dijadikan sebagai pengganti kalam (manusia).
📋 Dikutip dari kitab "Al Intibah li Ta'zhim Sya'airillah" karya Syaikh Abul 'Abbas Ahmad bin Ahmad bin Ahmad Syamlan_hafizhahullah.
[✏ ditulis oleh Abu 'Ubaidah Iqbal bin Damiri Al Jawi, 1 Jumadal Ula 1435/ 2 Maret 2014_di Daarul Hadits_Al Fiyusy_Harasahallah 📚]