Minggu, 15 November 2015

SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP PELEDAKAN DI PARIS - PRANCIS


Disarikan dari cermah asy-Syaikh 'Abdullah bin Shalfiq hafizhahullah
 Sabtu,  2 Muharram 1437 H / 14 Nov 2015 M
Islam adalah agama rahmat, agama yang teratur. Islam bukan agama kacau. Islam datang untuk menyebar keadilan dan rahmat di tengah umat manusia. Menyelamatkan manusia dari kegelapan kepada cahaya.

 Terkait dengan peledakan di Prancis,  maka perlu dijelaskan :
Peledakan tersebut merupakan Bunuh diri. Sesuai namanya,  itu adalah bunuh diri BUKAN jihad fi sabilillah. Pelakunya berhak mendapatkan adzab sebagaimana dijelaskan oleh para ulama.

 Aksi tersebut BUKAN bagian dari Islam sama sekali.
Perbuatan mereka tidak mewakili Islam,  BAHKAN ISLAM BERLEPAS DIRI dari mereka, yang telah mencemarkan Islam dengan keyakinan bahwa mereka sedang berjihad.

 Merugikan Islam.
Islam tidak berkhianat dan tidak melanggar janji. Bahkan sentiasa menepati janji dan menjaga hubungan. Ini semua adalah adab-adab syari yang diserukan oleh Islam.

Islam mengajarkan untuk tidak melanggar perjanjian, walaupun dengan orang-orang kafir.

 Aksi tersebut tidak mendatangkan sesuatu kecuali kejelekan terhadap Islam.
Kaum muslimin di sana mendapat kerugian/bahaya, bahkan menyebabkan umat menjauh dari Islam.

 Inilah yang dimaukan oleh para pelaku teror.
 Karena yang berada di belakang mereka — ISIS atau kelompok-kelompok 'jihad' lainnya — adalah misi internasional, yang terutama adalah IRAN dan SURIAH.

 Karena ISIS merupakan kader binaan dari Rafidhah Nusairiyyah. Dibuat untuk membunuh dan menyiksa Ahlus Sunnah.
 Maka WAJIB atas kaum muslimin :

 Waspada dan mengetahui kesesatan-kesesatan kelompok-kelompok tersebut,
 Wajib pula mengetahui bahwa Islam berlepas diri dari ISIS, dan bahwa aksi-aksi ISIS tidak ada hubungannya dengan Islam.

 Islam adalah agama rahmah. Mengajak kepada kebaikan,  menyelamatkan manusia dan alam dari kegelapan kepada cahaya,  dari kerusakan kepada kebaikan. Agama yang agung,  agama kasih sayang.

 Perbuatan mereka itu menunjukkan kerasnya hati mereka dan penyimpangan aqidah,  serta upaya yang besar untuk menyakiti Ahlus Sunnah.

 Sungguh Islam telah tersebar di Prancis,  dan banyak manusia yang mulai tertarik untuk masuk dalam Islam,  pria maupun wanita. Bahkan mulai ada kemauan terhadap Sunnah dan berpegang dengan manhaj Salaf.

 Mungkin kaum Rafidhah tidak suka dengan itu semua, sehingga mereka berusaha untuk mencemarkan Islam dan membuat umat lari dari Islam dan Sunnah.

 Bisa jadi pula,  di belakang itu terdapat makar Yahudi yang ingin menghadang perkembangan Islam di Eropa dan lainnya.

 NASEHAT KEPADA KAUM MUSLIMIN di Prancis

• Waspada dan berlepas diri dari aksi keji tersebut, dan hendaknya menjelaskan sikap mereka melalui media informasi bahwa kaum muslimin di Prancis berlepas diri dari aksi-aksi tersebut, dan itu semua tidak ada hubungannya dengan Islam sama sekali.
• Hendaknya Ahlus Sunnah waspada, pada diri mereka dan keluarganya, agar pada hari-hari ini jangan sampai terkena bahaya akibat perbuatan khawarij.

 Sungguh kejahatan Khawarij pertama kali diarahkan kepada kaum muslimin sendiri. Kekacauan dan pembunuhan yang terjadi di negeri-negeri muslimin. Khawarij sama sekali tidak mempedulikan perjanjian dan kesepakatan, tidak melihat anak-anak atau dewasa. Demikianlah mereka tumbuh untuk senang pada kekacauan. Mereka disokong oleh Rafidhah. Dalam rangka mencemarkan Ahlus Sunnah dan membuat orang tidak suka dengan Ahlus Sunnah.

 Islam berlepas diri dari aksi-aksi keji tersebut.  Agama Allah adalah agama rahmat, Memerintahkan kepada keadilan. Islam datang untuk membebaskan umat manusia dari kegelapan kepada cahaya. Dari kesyirikan,  kekufuran,  dan ilhad kepada Islam,  sunnah, dan fitrah, serta Iman kepada Allah satu-satunya, demi kebahagian umat manusia.

 Majmu'ah Manhajul Anbiya